Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Panglima TNI : Inti Kekuatan Udara adalah Pengendalian Udara

Panglima TNI : Inti Kekuatan Udara adalah Pengendalian Udara

Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 25 Apr 2016 21:07
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan paparan dihadapan Prajurit TNI AU dan Mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi, diantarany UNHAN, UI, UP, UNSURYA pada Seminar Nasional Kedirgantaraan di Klub Eksekutif Halim Perdanakusumah, Jakar

JAKARTA - Inti dari kekuatan udara adalah pengendalian udara, siapa yang bisa mengendalikan wilayah udaranya dan udara musuh, maka dialah yang menjadi pemenang. Kedaulatan negara di udara ditentukan oleh kemampuan udara yang bersangkutan untuk menguasai ruang udara di wilayahnya.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan paparan dihadapan Prajurit TNI AU dan Mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi, diantarany UNHAN, UI, UP, UNSURYA pada Seminar Nasional Kedirgantaraan di Klub Eksekutif Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Senin (25/4/2016).

Panglima TNI juga mengatakan bahwa, untuk mengendalikan keamanan permukaan maupun bawah permukaan, perlu di pedomani di Indonesia.  Mengapa ? karena kita adalah bukan negara agresor, sehingga kita harus mengendalikan keamanan permukaan maupun bawahnya untuk menghadapi ancaman dari musuh.

Paradigma berfikir kita harus kearah kesitu yaitu bagaimana caranya kita mengendalikan udara wilayah kita sendiri, terutama dari ancaman serangan dari luar. "Kalau kita bisa mengendalikan semua kekuatan udara yang ada, maka musuh tidak bisa menggunakan kekuatan udaranya secara efektif," ujar Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, setidak-tidaknya begitu musuh boleh masuk tapi tidak bisa keluar, karena pengendali udara syarat keberhasilan operasi-operasi militer, baik defensif maupun ofensif.

"Perkembangan sekarang itu yang jadi dominan, maka pertumbuhan TNI Angkatan Udara harus  berhadap-hadapan dengan variabel yang terus meluas dan seiring dengan dinamika yang selalu berubah-ubah untuk lebih maju lagi," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan tentang kebijakan Presiden RI Ir. H. Joko  Widodo pada 20 Oktober 2014 , tepatnya pas saya dilantik menjadi Panglima TNI.  Pada saat itu, Presiden mengatakan, kembalikan Indonesia sebagai Negara Maritim dan jadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Ini adalah peluang untuk membangun Angkatan Udara sesuai dengan Undang-Undang. Kebijakan Presiden tersebut bagaimana bisa dilaksanakan tanpa pengawalan Angkatan Udara, yang saya sampaikan tadi.

"Oleh karena itu, keamanan wilayah maritim harus dianalisis dari sudut pandang keamanan wilayah udara bukan hanya laut, karena siapa yang mengendalikan wilayah udara dialah yang menjadi pemenang," tegas Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan, Kebijakan Presiden RI tentang Poros Maritim Dunia dan kita jangan lagi memunggungi laut. Kondisi geografi kita yang luas dan sebagian besar laut ini akan terbuka untuk dunia internasional, maka kita harus mengamankan semua itu dan tiada lain kita harus memiliki keunggulan di udara. (ded/rls)


nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Kamis, 21 Mei 2026 17:50

    IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per

  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.