Nasional
Pascamundur dari Ketum PSSI, Gubernur Sumut Belum Terlihat di Medan
Rabu, 23 Jan 2019 09:44
Berdasarkan laporan Antara yang dikutip detikcom, Rabu (23/1/2019), tidak ada yang bisa memberi keterangan dimana Edy Rahmayadi hingga Selasa pascahebohnya pemberitaan tentang mundurnya dia dari jabatan sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Sabtu (19/1) malam.
Padahal biasanya kalau ada acara besar seperti acara "Outlook Ekonomi 2019" yang digelar Bank Sumut, pekan lalu, Gubernur Edy Rahmayadi hadir bersama dengan Wagub Sumut dan bahkan Sekda Sabrina.
Meski sudah menongkrongi lokasi yang mudah untuk bertemu Edy Rahmayadi, yakni di Masjid Agung Medan usai waktu shalat lima waktu, wartawan belum melihat kehadirian Gubernur Sumut itu.
Para wartawan di Sumut penasaran karena keputusan Edy mundur yang disampaikan dalam Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali dinilai kontroversial dengan pernyataaannya sebelumnya di hadapan ratusan wartawan Sumut.
Dalam pertemuan dengan wartawan 5 Desember 2018, Edy yang kala itu bersama Sekjen PSSI, Ratu Tisha menegaskan dirinya akan tetap bertahan hingga masa jabatannya berakhir pada 2020, meski banyak tuntutan untuk mundur.
"Saya akan tetap bertahan karena jabatan belum habis dan menginginkan PSSI bisa mencapai cita-cita," katanya.
Edy menegaskan siap menerima hinaan dan tetap bertahan hingga akhir jabatan karena masih memiliki tanggung jawab.
"Tapi, yang buat saya sedih, karena anak saya sedih karena tak ingin ayahnya dicerca. Kata anak saya, Ayah sudahlah (berhenti jadi Ketua PSSI)," katanya kala itu.
Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah saat dipertanyakan tentang Edy pada hari Minggu, mengaku tidak mengetahui pasti penyebab sikap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang memutuskan mundur sebagai Ketua Umum PSSI.
"Saya belum bertemu langsung Pak Edy pascaputusan mundur dari Ketum PSSI. Hak Pak Edy untuk memutuskan (mundur sebagai Ketum PSSI)," ujarnya.
Sementara pengusaha Sumut, Rahmat Shah mendukung pengunduran diri Edy Rahmayadi sebagai Ketum PSSI.
"Pak Edy sebagai Gubernur Sumut jadi lebih banyak waktu ngurus Sumut agar lebih maju," katanya.
(detik.com) nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara