Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pencari Suaka Banyak yang Balik Lagi ke Kalideres, Kenapa?

Nasional

Pencari Suaka Banyak yang Balik Lagi ke Kalideres, Kenapa?

detik.com
Jumat, 13 Sep 2019 16:56
detik.com
Jakarta - Pemerintah Provinsi (DKI) Jakarta sudah membatasi bantuan dan pernah meminta pencari suaka untuk meninggalkan eks lahan Kodim Jakarta Barat, Kalideres. Tetapi, masih ada pengungsi datang ke tempat tersebut.

"Sekarang prediksi, hasil catatan jam 12.00 WIB kemarin, hari Kamis (12/9), sekitar 500-an. Yang sudah dapat uang (dari UNHCR), dia datang lagi," ucap Kepala Badan Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta, Taufan Bakri, saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).

Sebagaimana diketahui, para pencari suaka sudah diminta keluar dari eks lahan Kodim Jakarta Barat, Kalideres, itu pada 31 Agustus. Mereka diangkut dengan truk. Jumlah pencari suaka di Kalideres sempat berkurang karena sebagian sudah dialihkan untuk menghuni tempat lain. Namun hingga kini, mereka yang sempat meninggalkan Kalideres kemudian balik lagi.

Menurut Taufan, pencari suaka berdatangan ke Kalideres karena mendapat informasi pemerintah masih memfasilitasi. "Pertama begini, karena ada statement dari Wapres (Jusuf Kalla) tentang adanya fasilitasi oleh sosial akan memberikan tempat kepada para pengungsi," kata Taufan.

Taufan menyebut, pengungsi hanya dipersilahkan menempati lahan. Sementara makanan dan kebutuhan lain tidak disuplai oleh pemerintah daerah.

"Tempat saja, sama air dikit-dikit, sama listrik dikit-dikit," kata Taufan.

Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mencari lokasi pengungsi baru. Selama itu pula, mereka masih diperbolehkan tinggal di Kalideres.

"Langkah selanjutnya adalah bagaimana menerapkan Perpres Nomor 125 (tahun 2016) dan SE Menteri (Dalam Negeri) 185 tentang penunjukan tempat oleh pemerintah daerah dan pusat menunjuk sebuah lokasi, ditentukan untuk para pengungsi," ucap Taufan.

Sementara itu, Kepala Satgas Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Kemenko Polhukam, Chairul Anwar menyebut, pengungsi di Kalideres semakin bertambah. Pemerintah Pusat masih menunggu pemilihan lokasi pengungsian baru dari pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Terakhir, saya kesan itu 390 (orang), minggu lalu ya. Tapi sekarang sudah capai 650-an ya. Karena mereka terpengaruh dari info yang diterima, kita akan menyediakan tempat penampungan sementara. Belum ada keputusan (lokasi) dari Pemprov DKI," ucap Chairul Anwar, dihubungi terpisah.
Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:12

    Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunker ke Prancis, Disambut Gibran hingga Kapolri

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia setelah melakukan kunjungan kerja ke Prancis, Sabtu (30/5/2026). Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabumi

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:06

    AS Serang Kapal Penyelundup Narkoba di Pasifik Timur, 3 Orang Tewas

    Jakarta - Militer Amerika Serikat melakukan serangan mematikan terhadap sebuah kapal di Pasifik Timur, dan menewaskan tiga orang.Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (30/5/2026), ini adalah serangan mema

  • Sabtu, 30 Mei 2026 10:52

    Polda Metro Bongkar Penjualan Tramadol Berkedok Warung Sembako di Jaksel

    Jakarta - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggeledah kios hijau yang menjual obat daftar G secara ilegal di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku mengedarkan obat terlarang dengan kedok warung semba

  • Sabtu, 30 Mei 2026 10:51

    Balita Tewas Ditangan Paman, Polisi Bongkar Pengakuan Mengejutkan

    Jakarta-Motif di balik kasus pembunuhan tragis seorang balita berusia 2,5 tahun yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, akhirnya terungkap.Pihak ke

  • Sabtu, 30 Mei 2026 09:58

    Impor China ke Indonesia Naik 18,21%, Jasa Forwarder Ikut Melonjak.

    Jakarta-Tren impor barang dari China ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.