Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pidato Presiden Jokowi di Prancis Dinilai Hanya Pencitraan

Pidato Presiden Jokowi di Prancis Dinilai Hanya Pencitraan

Rabu, 02 Des 2015 08:40
Presiden Joko Widodo
JAKARTA - Merujuk pada pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada konferensi yang diadakan oleh badan PBB, yaitu United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCC) di Paris, 30 November 2015, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) bersama Koalisi untuk Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global merasa ada ketimpangan antara komitmen dan realisasi pemerintah terkait lingkungan hidup.

Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal terkait masalah yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya kabut asap. Selanjutnya, Jokowi juga membahas komitmen pemerintah Indonesia dalam penanganan perubahan iklim.

Namun, realitas di tingkat nasional amatlah jauh berbeda dengan citra yang ditampilkan di tingkat internasional. Indonesia masih belum serius dalam menciptakan keadaan iklim global yang lebih baik.

"Kenyataannya, dalam beberapa bulan, terka saja, Indonesia sudah kehilangan dua juta hektar hutan akibat kebakaran. Dengan kata lain, emisi gas rumah kaca melonjak tinggi. Sehingga pemerintah terlihat tidak ambisius dalam penanganan gas rumah kaca," ujar Forest Campaigner Greenpeace Indonesia Yuyun Indradi, di Gedung Eksekutif Nasional Walhi Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Menurut Yuyun, kontribusi pemerintah dalam menanggulangi ancaman perubahan iklim global belumlah maksimal. Masih ada model pembangunan yang mengedepankan pembongkaran kawasan hutan di Indonesia.

Saat yang bersamaan, Indonesia memiliki peran sebagai penyerap gas rumah kaca. Karena wilayah negara yang memiliki laut, hutan tropis serta ekosistem gambut yang luas.

"Pemerintah sebaiknya menyeimbangkan isu lingkungan hidup dengan isu vital lainnya seperti ekonomi dan sosial," pungkasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 16:28

    Pramono Bocorkan Desain Jembatan Gembok Cinta di Rasuna Said

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kawasan Jalan HR Rasuna Said akan dilengkapi dengan tiga hingga empat jembatan yang dikenal sebagai "Gembok Cinta". Jembatan-jembatan ini akan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 16:15

    Direktur Baru PTPN I Siapkan Lima Pilar Transformasi Perusahaan Menuju Agribisnis Modern

    Abdul Rivai Ras, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I yang baru, telah mengumumkan inisiatif besar untuk memodernisasi perusahaan. Ia menyiapkan lima pilar transformasi strategis demi mempe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:51

    Pengembangan Kelapa Genjah di Pesisir Penajam Paser Utara Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

    Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah strategis dengan mengembangkan kelapa genjah di wilayah pesisir. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat se

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:50

    Ginda Burnama Minta Jangkauan Bus Listrik Pekanbaru Sampai ke Tiga Kabupaten

    PEKANBARU â€" Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru mengoperasikan bus listrik mendapat perhatian dari Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama. Ia mengingatkan agar seluruh perencanaan

  • Sabtu, 04 Jul 2026 15:05

    Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand

    Indonesia mencetak sejarah baru dalam perdagangan internasional dengan berhasil mengirimkan ekspor perdana tuna loin beku dari Maluku menuju Thailand. Pengiriman ini melibatkan 11 metrik ton tuna loin

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor