Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Polisi Cari Tahu Rumah TKW yang Kerja Tak Digaji di Jordania

Nasional

Polisi Cari Tahu Rumah TKW yang Kerja Tak Digaji di Jordania

Senin, 11 Feb 2019 14:57
Detik.com
Diah berjilbab pink
MALANG - Polisi tengah mencari tahu tempat tinggal Diah Anggraini (36), TKW asal Kota Malang yang kini berada di Jordania. Diah kabur dari rumah majikan dan mendatangi KJRI Indonesia. Selama 12 tahun mengaku tak menerima gaji.

"Untuk informasi itu, masih kami selidiki dulu," ungkap Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi kepada detikcom, Senin (11/2/2019).

Suko mengaku jika Diah berangkat menggunakan jalur ilegal, maka akan sulit menelusuri keberadaan tempat tingalnya. "Ia belum terdeteksi kalau jalur ilegal," sambung Suko.

Meski begitu, Suko bersama jajaran akan terus menelisik di mana lokasi tempat tinggal Diah sebenarnya.

KBRI Indonesia untuk Jordania mengatakan upaya pemulangan Diah ke kampung halaman segera dilakukan. Kepulangan Diah segera dilakukan usai ada kejelasan terkait gaji yang sempat belum dibayarkan selama 12 tahun. Diah juga disebut berasal dari Kedungkandang, Kota Malang.

"Sisa gaji Diah sudah dibayarkan oleh majikan sebagian, kekurangan yang sepertiganya akan dilunasi dalam waktu dekat sebelum kepulangannya ke tanah air," kata Duta Besar Indonesia untuk Jordania Andy Rachmianto melalui keterangan tertulisnya, Senin (11/2/2019).

Sementara Dinas Tenaga Kerja Kota Malang yang mendengar tentang kisah Diah, juga tengah menelisik keberadaan alamat tinggalnya.

"Ini masih kita cari informasi ke BNPTKI," terang Plt Kadisnaker Kota Malang Supranoto terpisah.

Selama ini, pihaknya tak mengetahui jika Diah berangkat ke Jordania menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). "Mungkin kalau legal, kita bisa langsung mendeteksi," tegasnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.