Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Setuju Rencana Rekrut Rektor Asing, Yusril: Tingkatkan Daya Saing

Nasional

Setuju Rencana Rekrut Rektor Asing, Yusril: Tingkatkan Daya Saing

Jumat, 02 Agu 2019 16:29
Detik.com
JAKARTA - Ahli Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, setuju dengan rencana pemerintah mendatangkan rektor asing untuk memimpin PTN. Menurutnya, upaya itu bisa memicu daya saing PTN di dalam negeri.

"Sepanjang itu sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku tidak masalah apa apa, artinya direkrut rektor dari WNA itu untuk memacu pertumbuhan pendidikan tinggi di Indonesia supaya lebih cepat dan mengejar ketertinggalan," kata Yusril kepada wartawan di RS Binawaluya, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).

Yusril mengungkap PTN di dalam negeri harus mulai terbuka untuk tenaga asing. Menurutnya itu untuk meningkatkan daya saing universitas negeri di Indonesia terhadap Universitas negara lain.

"Jadi terbuka saja, kita undang saja profesor asing yang betul betul ahli mengelola manajemen universitas untuk meningkatkan daya saing universitas kita terhadap universitas di negara negara lain," ungkap Ketum PBB ini.

Namun Yusril menyarankan agar wacana rektor asing ini diterapkan di beberapa PTN baru atau PTN yang sulit berkembang. Ia menyebut ini bisa memacu PTN lain untuk lebih maju.

"Katakanlah Universitas Bangka Belitung, atau Universitas Bengkulu, atau Universitas yang ada di Madura yang baru dinegerikan oleh pemerintah," ujar Yusril.

"Supaya (wacana) itu diberikan ke universitas-universitas negeri yang pertumbuhannya itu agak sulit untuk berkembang walau didirikan sudah cukup lama, kita liat hasilnya nanti, kalau hasilnya sangat baik, itu akan memicu daya saing juga untuk universitas lain yang ada di dalam negeri untuk meningkatkan kualitasnya, itu kan memicu juga rektor-rektor warga negara kita sendiri bahwa mereka harus berbuat lebih baik, atau bahkan mengalahkan rektor asing begitu," sambungnya.

Menurut Yusril, Indonesia bisa mencontoh negara lain yang pernah merekrut rektor asing. Salah satunya adalah Malaysia.

Sebelumnya diberitakan, Menristekdikti mewacanakan akan merekrut rektor asing memimpin perguruan tinggi di Indonesia agar bisa menembus peringkat 100 besar dunia. Nasir menyebut sudah ada lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait usulan tersebut.

"Beliau setuju, tergantung bagaimana saya siapkan, kalau persiapan tidak bagus ya mungkin kita pending atau bagaimana," kata Nasir usai acara pengambilan sumpah dokter baru ke 227 di Undip, Semarang, Kamis (1/8).

Sejumlah negara disebut Nasir sudah mempercayakan pimpinan kampus ke rektor dari luar negeri dan hal itu terbukti mendongkrak peringkat akademik Universitas yang dipimpin di tingkat dunia. Nasir pun berharap peringkat Indonesia juga melonjak dengan mengadopsi cara tersebut


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.