nasional
Sidorejo, Desa Transmigran Generasi Pertama di Kaltim
detik.com
Kamis, 19 Sep 2019 14:00
Muhaji menerangkan, mulanya Sidorejo merupakan Dusun Kedungrejo yang merupakan bagian dari Kelurahan Petung. Desa Sidorejo sendiri baru lahir melalui pemekaran pada tahun 2010. Desa ini sendiri sudah menjadi kawasan transmigran sejak tahun 1957, termasuk program transmigrasi pertama di Kalimantan Timur.
Foto: Kepala Desa Sidorejo Muhaji saat ditemui di kantornya, Selasa (9/9). (Muhammad Abdurrosyid/detikcom) |
Dia menuturkan, mayoritas penduduk desa Sidorejo adalah suku Jawa. Mereka datang dari program transmigrasi tahun 1957, ketika Indonesia masih dipimpin oleh Presiden Sukarno. Maka, tak heran bila nama desa ini diambil dari Bahasa Jawa.
"Dari situ berdasarkan rembukan, masyarakat sepakat memberi nama 'Sidorejo'. Dalam arti, sido itu kan jadi. Sedangkan rejo itu makmur atau ramai. Mudah-mudahan dengan nama itu Sidorejo jadi ramai," ungkapnya.
Tingkat pendidikan masyarakat Sidorejo cukup merata. Tak hanya lulusan SD, di Sidorejo juga sudah banyak yang mengenyam pendidikan sampai tigkat S1.
"Dulu ini rawa semua. Kalau cerita orang tua dulu, masuk jalan sini aja masih pakai knepel. Jadi goyang-goyang. Maka dari itu, kondisi air di sini tidak seperti di Jawa, airnya warnanya merah," tuturnya.
Untuk diketahui, knepel adalah jalan yang dibuat dari bongkahan kayu. Umumnya knepel ini dipakai sebagai jalan di hutan industri.
Karena kondisi lingkungan yang masih rawa dan hutan belantara, Muhaji mengatakan saat itu para transmigran yang ingin bercocok tanam masih sangat sulit. Bahkan, tak sedikit para transmigran tak kerasan.
"Bercocok tanam itu yang susah karena rawa. Ada yang karena nggak kerasan, ya balik," kata Muhaji berdasarkan cerita-cerita para sesepuh di Sidorejo.
Menariknya, walaupun susah bercocok tanam, ikan air tawar cukup mudah didapatkan saat itu, "Kan rawa, dulu ngelempar pancing di lempar dari jendela, ikan lele sebesar tangan dapat," imbuhnya.
Beruntung, kata Muhaji, pada tahun-tahun pertama para transmigran mendapatkan pasokan bahan makanan dari pemerintah. Dari mulai jatah beras sampai ikan asin.
"Ya, Sidorejo itu desa program transmigrasi pertama di Kaltim. Benar, terus diikuti desa lainnya seperti Girimukti, Argomulyo, dan Semoi Dua yang ada di Kecamatan Sepaku," kata Budi Santoso.
Desa Sidorejo terus mengembangkan dirinya. Pembangunan di sana-sini terus dilakukan. Apalagi, sebentar lagi Ibu kota baru akan segera dibangun di Penajam Paser Utara. Secara tak langsung desa ini diharapkan terkena imbas baiknya.
Impor China ke Indonesia Naik 18,21%, Jasa Forwarder Ikut Melonjak.
Jakarta-Tren impor barang dari China ke Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada Januari 2026 tercatat
Bareskrim Buru Bos New Zone Bandar Penyedia Narkoba di Kelab Malam Medan
Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu Eddy alias Awie, bos New Zone di Medan, Sumatera Utara. Eddy diburu atas dugaan menyediakan narkoba di kelab malam tersebut
Kesaksian Warga Pipa Gas PGN Bocor di Kranji: Ada Pekerjaan Beko
Jakarta-Sebuah pipa gas bocor terjadi di Jl. Nangka Raya, Kranji, Bekasi pada Jumat, 29 Mei 2026. Pipa tersebut merupakan milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN).Ketua RW 07 Kelurahan Kranji, Fahmi, menj
Manggala Agni Fokus Pendinginan Lahan Gambut Rohil dan Siak
PEKANBARU-Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan Pro
Menkeu Purbaya Desak 20 Perusahaan CPO Kembalikan Uang Negara
JAKARTA-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa meminta 20 perusahaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang diduga melakukan praktik transfer pricing dan under-invoicing untuk segera menge
Foto: Kepala Desa Sidorejo Muhaji saat ditemui di kantornya, Selasa (9/9). (Muhammad Abdurrosyid/detikcom)