Senin, 13 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Sindir Pemimpin Pengkhianat yang Suka Hasut Kerusuhan, Presiden Prabowo: Kalau Kalah Jangan Mau Bakar-bakar

Sindir Pemimpin Pengkhianat yang Suka Hasut Kerusuhan, Presiden Prabowo: Kalau Kalah Jangan Mau Bakar-bakar

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 13 Jul 2026 09:40
JAKARTA - Pemimpin yang menghasut kerusuhan dan mengajak merusak fasilitas publik saat kalah dalam pemilu dinilai sebagai seorang pengkhianat bangsa. Ketegasan tersebut disampaikan langsung oleh kepala negara dalam forum nasional yang dihadiri ribuan penggerak ekonomi kerakyatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto saat memberikan pidato dalam acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Etika Bersaing dan Sindiran Keras

Dalam forum tersebut, dinamika politik pasca-pemilu menjadi sorotan utama. Pemimpin negara menekankan pentingnya menjaga persatuan demi masa depan bangsa yang cerah.

"Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Nggak ada masalah. Siapa yang menang, monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar, itu bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat, saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo Subianto.

Rekam Jejak Demokrasi Tanpa Kekerasan

Prinsip siap menang dan siap kalah ditunjukkan lewat pengalaman pribadi selama mengikuti kontestasi politik di tanah air. Sikap menghormati hasil pemilu menjadi contoh nyata yang harus ditiru oleh seluruh elite politik.

* Prinsip Karma: Penguasa meyakini hukum sebab-akibat akan menimpa pihak yang mencoba menciptakan keos dan perpecahan di masyarakat.
* Bukti Nyata: Pengalaman bertanding lima kali dan mengalami kegagalan sebanyak empat kali dijalani tanpa pernah menggerakkan massa untuk merusak.
* Sikap Ksatria: Kehadiran langsung dalam pelantikan rival politik, memberikan penghormatan, serta ucapan selamat menjadi tradisi baru yang dibangun.
"Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu. Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah, nggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo aja nggak. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasih selamat," ungkapnya.

Analogi Olahraga dalam Politik
Kompetisi politik seharusnya dipandang sebagai hal yang lumrah dan wajar. Kedewasaan berpolitik diukur dari bagaimana menyikapi hasil akhir sebuah pertandingan.

"Bersaing itu baik, pertandingan itu baik. Iya kan? Sepak bola ada pertandingan kan, ada dua. Satu harus menang. Kalau satu kalah, masa wasitnya mau digebukin? Ya? Persaingan itu biasa. Nggak ada masalah, ya," terangnya.

Ketegasan Terhadap Penyelamatan Aset Negara
Selain masalah etika politik, sektor ekonomi dan penataan kelembagaan juga menjadi target utama pembenahan. Upaya pembersihan internal dilakukan secara masif pada tubuh badan usaha milik negara.

Langkah konkret yang diambil meliputi konsolidasi seribu BUMN lebih menjadi satu wadah dengan nilai mencapai 1 triliun dolar AS. Nilai fantastis ini menempatkan dana kedaulatan Indonesia pada posisi kelima atau keenam terbesar di dunia.

"Dan BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi. Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," tegasnya.

Gerakan koperasi dinilai memiliki andil besar dalam perjalanan politik sang presiden, terutama saat berada di posisi luar pemerintahan. Komitmen untuk memperjuangkan kemakmuran, perbaikan gaji guru, dokter, perawat, serta pembangunan sekolah yang baik kini menjadi prioritas utama mandat rakyat. Masyarakat yang ragu atau memandang suram masa depan bangsa bahkan dipersilakan untuk mencari negara lain, sementara seluruh elemen di dalam negeri diajak bergotong royong menjalin kerja sama yang kuat dan lemah. (goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/sindir-pemimpin-pengkhianat-yang-suka-hasut-kerusuhan-presiden-prabowo-kalau-kalah-jangan-mau-bakarbakar.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki