Nasional
Soal Rocky Gerung, TKN Jokowi Minta BPN Prabowo Tak Asal Bilang Kriminalisasi
Kamis, 31 Jan 2019 11:28
"RG (Rocky Gerung) berani sebut orang lain dungu. Sekarang jangan jadi dungu ketika dipanggil dan diperiksa polisi," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (31/1/2019).
Ace juga mengingatkan 'tim hore' Rocky agar tidak cengeng. Ia meminta mereka tak sembarangan menuduh proses hukum terhadap Rocky sebagai kriminalisasi.
"Jejak-jejak digital berserakan di mana-mana. Walaupun mengaku filsuf yang sering mendungukan orang, tidak bisa berkelit dengan apa yang sudah pernah terekam dalam jejak digital," sebut Ace.
"Apalagi ditambah perilaku menghina, menistakan, dan merendahkan orang, kelompok maupun apa yang diyakini oleh banyak orang. Jadi, kalau memang jantan harusnya RG berani bertanggungjawab atas apa yang disampaikan," lanjut politikus Golkar itu.
Ace pun heran kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kerap mengundang Rocky sebagai pembicara dalam berbagai acara. Bahkan, ia juga bingung Rocky sering diundang berceramah di masjid-masjid yang dianggap mendukung pasangan nomor urut 02 itu.
"Ironinya, kubu paslon 02 justru suka mengangkat dan mengundang orang yang suka menistakan orang lain untuk memenuhi syahwat politiknya. Bahkan RG sering diundang berceramah di masjid-masjid pendukung 02, hanya karena pandai berakrobatik kata-kata dan menyebut orang lain dungu. Padahal Islam mengajarkan etika, bertutur kata yang sopan dan beradab, mengedepankan akhlak yang mulia dan berlomba-lomba dalam kebaikan," tutur Ace.
Soal tuduhan kriminalisasi itu sebelumnya datang dari Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Fadli menilai pemanggilan Rocky oleh Polda Metro Jaya seperti sengaja dicari-cari.
Menurut Ace, publik harus bisa membedakan kritik dan penistaan. Ace mengatakan pernyataan Rocky terkesan merendahkan.
Sebelumnya, Fadli Zon menilai pemanggilan Rocky Gerung oleh pihak kepolisian sebagai bentuk kriminalisasi. Ia mengaitkan pemeriksaan Rocky dengan elektabilitas petahana Presiden Joko Widodo .
"Ya, saya mengatakan bahwa pemeriksaan Rocky Gerung itu jelas merupakan sebuah kriminalisasi dan mencari-cari hal-hal yang tidak perlu," kata Fadli Zon, Rabu (30/1).
"Saya kira ini dicari karena elektabilitas petahana semakin mangkrak. Jadi mengais-ngais, mencari-cari isu dan dipikir dengan mencari-cari isu seperti itu elektabilitasnya akan naik, padahal itu akan semakin mangkrak," sambung Wakil Ketua DPR RI itu.
Sumber: detik.com
nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara