Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN soal Momen Jokowi Tanya Unicorn: Prabowo Gelagapan, Jadul Banget

Nasional

TKN soal Momen Jokowi Tanya Unicorn: Prabowo Gelagapan, Jadul Banget

Senin, 18 Feb 2019 10:18
Detik.com
JAKARTA - Capres Prabowo Subianto sempat bertanya-tanya mengenai istilah unicorn yang dilontarkan capres Joko Widodo (Jokowi) dalam debat kedua. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menilai hal itu menunjukkan Prabowo tak memahami persoalan industri 4.0.

"Itu artinya Pak Jokowi sangat menguasai dunia milenial. Ini jauh berbeda dengan apa yang disampaikan Pak Prabowo. Jangankan bicara soal unicorn, startup, bicara soal infrastruktur dasar untuk industri 4.0 aja dia nggak ngerti masih ngulang-ngulang soal regulasi," ujar Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

Ace mengatakan istilah unicorn merupakan istilah yang lazim digunakan dalam industri 4.0. Menurutnya, seorang presiden maupun capres haruslah menguasai istilah-istilah tersebut.

"Unicorn kan istilah yang lazim di dalam industri 4.0 dan itu adalah sesuatu yang biasa digunakan generasi milenial," katanya.

"Jadi bukan pertanyaan menjebak. Seorang presiden, capres harus menguasai istilah-istilah mendasar dari industri 4.0," imbuh Ace.

Politikus Golkar itu juga menepis sang capres melenceng dari tema debat. Sebab, persoalan unicorn masuk dalam tema infrastruktur dalam debat.

"Itu kan infrastruktur dasar untuk industri 4.0," ujarnya.

"Jadi Pak Prabowo aja yang nggak ngerti. Itu kelihatan sekali Pak Prabowo gelagapan, jadul banget," imbuh Ace.

Sebelumnya dalam debat, Jokowi bertanya kepada Prabowo soal cara mendukung perkembangan startup unicorn di Indonesia. Prabowo sempat memastikan terlebih dahulu maksud unicorn yang disampaikan Jokowi.

"Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn Indonesia?" kata Jokowi.

"Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?" kata Prabowo bertanya balik. Jokowi tampak tak mendengar jelas pertanyaan balik Prabowo sehingga tak merespons dengan jawaban jelas.

Prabowo lantas memaparkan komitmennya untuk perkembangan unicorn di Indonesia. Jika terpilih, Prabowo akan memangkas sejumlah regulasi yang, menurutnya, bisa memperlancar perkembangan startup unicorn di Indonesia.

BPN Prabowo-Sandiaga kemudian menjelaskan momen tersebut. Menurut BPN, pertanyaan balik Prabowo keluar karena pertanyaan Jokowi dinilai melenceng dari tema debat.

Dalam istilah startup atau perusahaan rintisan, unicorn adalah startup yang valuasinya lebih dari USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun. Saat ini, ada 4 startup unicorn yang dimiliki Indonesia dan sering disebut-sebut Jokowi, yakni Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak dan Traveloka.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.