Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TPM Sebut Baasyir Tak Layak Ditahan, Moeldoko: Aspek Hukum Harus Dipenuhi

Nasional

TPM Sebut Baasyir Tak Layak Ditahan, Moeldoko: Aspek Hukum Harus Dipenuhi

Rabu, 30 Jan 2019 13:19
Detik.com
JAKARTA - Tim Pengacara Muslim (TPM) dan anggota tim dokter Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyebut Abu Bakar Ba'asyir sudah tak pantas berada di tahanan, seperti yang direkomendasikan oleh dokter di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, Ba'asyir harus memenuhi persyaratan.

"Itu tidak bisa diputuskan dari sepihak. Ada faktor yang memanuhi persyaratan semuanya. Bukan hanya dari sisi kesehatan tapi juga aspek hukumnya seperti apa. Pasti dari sisi aspek kemanusiaan Pak Jokowi punya concern ya. Tapi tinjauan dari aspek yang lainnya seperti apa. Harus dipenuhi dong," kata Moeldoko.

Pernyataan tersebut disampaikan Moeldoko kepada wartawan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019). Dia menghadiri Rakornas Satpol PP dan Satlinmas bersama Mendagri Tjahjo Kumolo.

"Saya sudah mengatakan kalau sudah hal prinsip bernegara tidak bisa dinegosiasikan," ucapnya.

Moeldoko menyatakan, untuk bisa bebas dari tahanan Ba'asyir harus memenuhi seluruh persyaratan. Salah satunya menandatangani surat ikrar setia kepada NKRI.

"Iya itu sebagai persyaratan yang diharuskan. Sesuatu yang dipersyaratkan. Ya itu ikutin," jelasnya.

Ba'asyir menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di RSCM Kencana pada Selasa (29/1) kemarin. Anggota tim dokter MER-C memaparkan kondisi kesehatan Abu Bakar Ba'asyir yang disebutnya mengalami gangguan vena.

"Ada penyumbatan vena kedua kakinya, juga osteoarthritis pada lutut dan sudah tipis bantalannya," kata dr. Meaty usai mendampingi pemeriksaan Ba'asyir. Menurutnya, kondisi pergelangan kaki Ba'asyir juga terganggu karena mengalami pembengkakan.

Dengan kondisi ini, dr. Meaty berpendapat Ba'asyir seharusnya tak lagi berada di tahanan untuk memudahkan penanganan medis atas kondisi kesehatannya.

"Jadi menurut kami dari pihak medis ustaz Abu, ustaz Abu memang dengan umur segini juga harusnya sudah home care," imbuhnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.