Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Temui Keluarga, Kompolnas Temukan Fakta Baru Kematian Diplomat Kemenlu

Nasional,

Temui Keluarga, Kompolnas Temukan Fakta Baru Kematian Diplomat Kemenlu

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 21 Jul 2025 14:33
Berita satu.com
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap telah menerima informasi baru terkait kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan tewas di indekosnya, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025 lalu.

Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menyampaikan bahwa informasi penting itu diperoleh setelah pihaknya menemui keluarga korban pada Minggu (20/7/2025).

"Kami menarik ke belakang latar aktivitas almarhum pada hari-H dan waktu-waktu penting sebelumnya. Dari situ, kami mendapatkan sesuatu yang baru," ungkap Anam dalam keterangan di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Anam menjelaskan, timnya tengah mendalami tidak hanya kronologi kejadian, tetapi juga struktur peristiwa, termasuk bagaimana aktivitas almarhum dalam rentang waktu tertentu saling berkaitan hingga akhirnya mengarah pada peristiwa tragis tersebut.

"Kami tidak hanya melihat kronologi. Kami menyusun struktur peristiwa yang mencakup interaksi, aktivitas, serta batasan waktunya," jelasnya.

Barang Bukti dan TKP Jadi Fokus Investigasi
Kompolnas juga memeriksa barang-barang pribadi milik korban yang diduga berkaitan dengan kasus ini. Relasi antara barang dan kejadian menjadi salah satu fokus pemeriksaan.

"Kami akan mendalami makna dan hubungan barang-barang tersebut terhadap peristiwa. Apakah mendukung dugaan yang ada, atau justru memberi arah baru," imbuh Anam.

Kompolnas menyatakan siap bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk memverifikasi informasi baru melalui pemeriksaan ulang Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami akan melakukan klarifikasi mendalam. Kalau memang ini bunuh diri, harus ada penyebabnya. Tapi kalau bukan, atau ada tindak pidana, kami harus konstruksi peristiwanya secara menyeluruh," tegas Anam.

Kematian Arya Daru Masih Menyisakan Misteri
Seperti diketahui, Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas oleh penjaga indekos dengan kondisi mengenaskanâ€"kepala terlilit lakban pada 8 Juli 2025.

Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandi menyebut jenazah korban telah diotopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mengungkap penyebab pasti kematian.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.