Nasional
Tepis Sandiwara Uno II, Ilyas Ungkap Penyebab Lumpur Hanya di Badan Depan
Rabu, 30 Jan 2019 13:54
Pria berlumpur yang ditemui Sandiaga Uno pada Sabtu (26/1) kemarin bernama Ilyas Daeng Ila (54). Ilyas ditemui di rumahnya di Jalan Malengkeri Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.
Rumah Ilyas berjarak 10 meter dari pinggiran Sungai Jeneberang, Kabupaten Gowa yang sempat meluap sepekan lalu. Rumah pria asal Galesong Selatan ini berupa bangunan rumah panggung kayu semi permanen dengan ukuran sekitar 4 × 5 meter dan berdinding tripleks. Di dalam rumahnya, tampak masih berserakan pakaian basah, televisi lawas dan sound system yang sudah rusak.
Sambil menanak nasi, Ilyas bercerita soal pertemuannya dengan Sandiaga Uno kala itu. Saat itu, Ilyas mengaku sedang berada di dalam rumahnya untuk membersihkan lumpur yang masuk. Lokasi yang dibersihkannya adalah lumpur yang mengendap di bawah kasur dan kursinya. Untuk membersihkan itu, kata Ilyas, dia harus dalam posisi tengkurap sehingga badan bagian depan terkena lumpur.
"Hari Sabtu saya dengar ada bos (Sandi) dari Jakarta. Saat itu saya menyapu di bawah tempat tidur dan meja. Di bawah meja saya baring ke depan menyapu. Jadi ini badanku depan penuh lumpur belakang tidak," kata dia.
Setelah mendengar kedatangan Sandi, pria yang memiliki 5 orang anak ini kemudian berjalan menuju jalan besar dan berdiri untuk melihat lebih dekat Sandiaga Uno. Tidak disangka, dia dipanggil ke depan untuk berbicara sama Sandiaga.
"Dia bilang (tanya) siapa namanya? Saya bilang Ilyas Daeng Ila, dia tanya di mana tinggal? Saya jawab di bawah tanggul. Lalu saya bilang naik air ke rumah saya," ungkapnya kepada Sandi.
Ilyas yang sehari-hari bekerja sebagai 'Pak Ogah' ini juga menujukkan bekas-bekas genangan air yang masih ada di dinding rumahnya kepada detikcom. Dia mengatakan, tidak pernah seumur hidupnya air masuk hingga ke dalam rumahnya.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara