Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tepis THR PNS Politis, Inas Sebut Kebijakan Jokowi Memihak Rakyat

Nasional

Tepis THR PNS Politis, Inas Sebut Kebijakan Jokowi Memihak Rakyat

Jumat, 22 Feb 2019 15:10
Detik.com
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menepis tuduhan politisasi di balik kebijakan pemberian THR 2019 dan gaji ke-13 untuk PNS atau ASN. Kebijakan ini dinilai TKN harus disikapi sebagai pemenuhan kebutuhan PNS.

"Semoga kita semua punya hati nurani dalam menyikapi kebijakan pemerintah ini yang begitu memihak kepada rakyat kecil serta menghargai kerja keras PNS dan ASN selama setahun belakangan ini yang begitu hiruk pikuk dan melelahkan akibat tahun elektoral ini," ujar anggota TKN Nasrullah Zubir pada wartawan, Jumat (22/2/2019).

"(Kebijakan tersebut) harus dilihat sebagai kebutuhan PNS dan ASN dalam mempersiapkan pendidikan lanjutan bagi putra dan putrinya," imbuh Inas.

Selain itu, dia menyebut gaji ke-13 sudah dianggarkan dalam APBN. Gaji ke-13 dan THR disebut Inas sebagai hak PNS yang harus dipenuhi pemerintah.

"Jadi tidak ada masalah untuk dibagikan sesuai peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah dan tentunya menjadi kabar gembira bagi PNS dan ASN, terutama yang putra dan putrinya sedang sibuk mendaftar ke perguruan tinggi," sebutnya.

Perihal kebijakan itu sebelumnya dikomentari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi sebagai calon presiden (capres) dituding BPN tengah 'kejar tayang' demi perolehan suara pada 17 April 2019.

"Saya kira ini kebijakan bernuansa politis ya. Kebijakan ini kejar tayang biar Pak Jokowi terlihat punya jasa di mata ASN," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga bidang ekonomi, M Kholid, kepada wartawan, Jumat (22/2).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.