Usul Gaji Presiden Naik, PDIP Lupa ketika Berkuasa
Sabtu, 19 Sep 2015 10:46
Namun kini, usulan kenaikan gaji bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertama kali justru dilontarkan sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPR. PDIP memang diketahui selaku partai utama pengusung Presiden Jokowi.
"Sekarang PDIP tengah berkuasa, jadi dia lupa pernah jadi oposisi. Jadi memang banyak partai-partai ini lupa bahwa apa yang mereka tolak ketika jadi oposisi dulu. Ini menunjukkan secara umum program partai kita ini sangat pragmatis, sangat situasional," ujar pengamat politik Arya Fernandes kepada Okezone, Sabtu (19/9/2015).
Menurut Arya, sikap PDIP ini bukan kali pertama terjadi, karena ketika kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), PDIP juga menunjukkan hal yang sama. Ketika menjadi oposisi mereka mati-matian menolak kenaikan harga BBM, namun kini justru sebaliknya ketika Presiden Jokowi berkuasa.
"Masalah kenaikan BBM juga begitu kan (PDIP), situasional dan pragmatis. Itu penyakit kekuasaan, jadi lupa diri, dia dulu lupa pernah jadi oposisi," tuturnya.
Sementara itu, ketika Okezone meminta konfirmasi terkait pendapat tersebut, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu tak berkomentar. Adian yang hanya bersedia di wawancara melalui Blackberry Messanger (BBM) ini hanya membaca pertanyaannya saja tanpa memberikan komentar. Sedangkan Trimedya Pandjaitan tak bisa dihubungi melalui sambungan telefon.
Usulan kenaikan gaji bagi Presiden Jokowi pertama kali dilontarkan anggota Fraksi PDIP Tagoer Abubakar mengusulkan gaji Presiden Jokowi naik hingga Rp200 juta. Bukan hanya dia, sejumlah politikus PDIP lainnya seperti Trimedya Pandjaitan juga menyatakan hal serupa.
Sementara itu, beda pendapat diutarakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyatakan, kalau keadaan saat ini bukan waktunya untuk menaikkan gaji presiden. Dirinya menekankan agar lebih mengutamakan peningkatan kesejahteraan rakyat dan kedepankan revolusi mental melalui gerakan hidup sederhana.
Presiden Jokowi sendiri sudah menanggapi mengenai usulan tersebut. Dirinya merasa malu bila harus membicarakan soal kenaikan gaji di tengah melemahnya perekonomian Indonesia.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara