Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Viral Video SBY Suruh Coblos Paslon Jokowi-Amin, Ini Deretan Faktanya!

Nasional

Viral Video SBY Suruh Coblos Paslon Jokowi-Amin, Ini Deretan Faktanya!

Sabtu, 23 Feb 2019 11:08
SBY (Foto: Youtube)

VIRAL di media sosial video yang menampilkan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mendukung pasangan nomor urut 1. Video itu dinarasikan seolah-olah SBY mendukung pasangan nomor urut 1 di Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Seperti yang diunggah fanpage "Nyinyir Jokowi" di Facebook. Dalam postingan yang sudah dibagikan lebih 1.360 kali per tangkapan layar ini dibuat, juga dilengkapi dengan narasi, sebagai berikut:

"Waduh pak SBY kok gitu sih, suruh coblos nomor 01 @Jokowi Amin.

Kasihan kan pak, ada yang akan punah.

#OrangBaikPilihJokowi

#JokowiLagi

#01_IndonesiaMaju".

Hasil penelusuran yang dilakukan Aribowo Sasmito, Co-Founder, Head of Fact Checker Committee di Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) menyimpulkan, bahwa informasi tersebut merupakan konten yang dimanipulasi. Dimana ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.

Bisa juga dikategorikan konten yang salah. Dimana ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah. "Jadi, video itu diedarkan mendekati pemilihan presiden, untuk membangun premis bahwa SBY mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1," jelas Aribowo, Sabtu (23/2/2019).

Ia menjelaskan, video yang dibagikan akun Nyinyir Jokowi itu sudah melalui proses penyuntingan. Dimana durasi video asli adalah 0:30 (30 detik), bukan 0:14 (14 detik) seperti yang digunakan oleh akun Nyinyir Jokowi.

Video aslinya dapat dilihat di channel YouTube "Relawan 1Nusa" (http://bit.ly/2I4pwjf) dengan judul: "DUKUNGAN PAK SBY ... Nomor 1 Pilihan Kita Kalimantan Selatan". Video ini sudah dipublikasikan sejak 30 November 2015. Dideskripsinya juga ditulis "Nomor 1 Pilihan Kita".

"Pada intinya, ini pelintiran daur ulang. Konteks video sesungguhnya adalah dukungan ke pasangan Cagub dan Cawagub Kalimantan Selatan pada tahun 2015, bukan dukungan ke Jokowi seperti premis yang dibangun oleh pembuat postingan," tegasnya.

Dalam debunk yang dibuat Aribowo ini, dia juga melampirkan artikel referensi dari wikipedia tentang Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Selatan 2015. Yang petikannya sebagai berikut:

Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Selatan 2015 akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 untuk memilih Gubernur Kalimantan Selatan periode 2016-2021.

Terdapat tiga pasang kandidat yang bertarung pada pilgub Kalsel 2015. Yaitu pasangan Zairullah Azhar dan Muhammad Safi'i yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Pasangan Muhidin dan Gusti Farid Hasan Aman yang maju melalui jalur independen. Serta pasangan Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Untuk diketahui, pada 2018, konten manipulasi dan salah ini juga pernah diedarkan dengan tujuan yang sama.



Sumber: okezone.com

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.