Wabup Siak Ikuti Rakernas Apkasi di Bogor
Admin
Senin, 20 Jun 2022 09:06
SIAK - Wakil Bupati Siak Husni Merza didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Fauzi Azni, hadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-14 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tahun 2022. Kegiatan itu digelar di Bogor, Sabtu (18/6/2022).
Rakernas ke -14 Apkasi tahun 2022 bertajuk "Dengan Semangat Kolaborasi, Kita Sukseskan KTT G20 untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional yang Kuat dan Berkelanjutan. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian.
Rakernas tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HUT Apkasi ke-22, yang dilaksanakan di Vimalla Ballroom Hotel Pullman Vimala Hills, Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Husni membawa semangat terkait perkembangan Kabupaten Siak ke dalam forum bergengsi tersebut
Setelah mengikuti Rakernas Apaksasi ke-14 tahun 2022 itu, Husni Merza mengatakan pentingnya membangun kolaborasi dengan daerah di seluruh Indoensia bagi Siak. Apalagi Siak terlanjur memilih masa depannya di bidang pariwisata.
"Alhamdulillah hari saya menghadiri Rakernas Apkasi bersama seluruh anggota Apkasi lainnya, tentu yang kita bawa adalah semangat pembangunan di Siak serta harapan bahwa pariwisata Siak semakin diminati,” kata dia.
Husni menyebut, dalam forum Apkasi Mendagri Tito Karnavian juga meminta masukan-masukan kepada para Kepala Daerah, terkait dengan perbaikan penyelenggaraan Pemerintahaan Daerah untuk kedepannya. Derah diminta lebih kreatif dan lebih lihai menangkap peluang untuk kesejahteraan masyarakat.
"Juga dibahas peran dan fungsi serta kewenangan kepala daerah kedepannya, dalam mendukung pembangunan daerah serta mendukung pembangunan secara nasional,” kata Husni.
Husni menambahkan, dalam kesempatan itu juga dilaksanakan sidang pleno bersama anggota Apkasi, dan menghasilkan 15 rekomendasi yang akan langsung disampaikan kepada Pemerintah Pusat.
"Salah satu dari rekomendasi tersebut adalah terkait dengan P3, Pajak Bumi dan Bangunan, serta terkait dengan PAD. Nantinya rekomendasi tersebut diharapkan menjadi masukan dan pertimbangan bagi Pemerintah Pusat kedepannya dalam mengambil dan memutuskan kebijakan,” kata Husni.