Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Yusril: Saksi Prabowo Gagal Buktikan Tuduhan Kecurangan Pemilu TSM

Nasional

Yusril: Saksi Prabowo Gagal Buktikan Tuduhan Kecurangan Pemilu TSM

Kamis, 20 Jun 2019 15:42
Detik.com
Foto: Yusril Ihza Mahendra
JAKARTA - Tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga disebut gagal membuktikan tuduhan kecurangan tersruktur, sistematis dan masif (TSM) di sidang gugatan Pilpres 2019. Saksi yang diajukan juga tidak membuktikan tuduhan apapun.

Hal itu disampaikan Ketua tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra sebelum sidang di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (20/6/2019).

"Gagal untuk membuktikan tuduhannya (TSM)," kata Yusril.

Sidang ketiga gugatan Pilpres memang kuasa hukum Prabowo-Sandi mengajukan 15 orang saksi dalam sidang tersebut pada Rabu (19/6) kemarin. Tapi, menurut Yusril, tidak ada saksi yang bisa membuktikan terjadi kecurangan dalam Pilpres.

"Sebanyak 15 orang tapi tidak ada satu saksi pun yang dapat membuktikan bahwa memang benar terjadi kecurangan dan terjadi pelanggaran secara TSM," ucap Yusril.

Yusril pun mencontohkan salah satu saksi yang diajukan bernama Rahmadsyah asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Dia menilai kesaksian Rahmadsyah tak bisa membuktikan keterlibatan aparat kepolisian pada Pemilu 2019.

"Ada saksi dari Kabupaten Batubara yang menceritakan bahwa ada seorang aparat polisi yang viral video di daerahnya yang menyuruh rakyat memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. Tapi ketika ditanya, sejauh mana pengaruhnya dan siapa polisinya? Apakah pangkatnya? Dia tidak bisa menerangkan sama sekali dan ketika ditanya di Kabupaten Batubara yang menang siapa, yang menang Prabowo," tutur dia.

Kemudian soal saksi ahli IT yang dihadirkan kuasa hukum Prabowo-Sandi, Jaswar Koto dan Soegianto. Menurut Yusril, kedua saksi tersebut tidak memahami tentang IT Pemilu.

"Ketika dia presentasikan seluruh yang jadi temuannya, temuannya sangat tidak menyakinkan, dia sama sekali tidak paham tentang IT Pemilu, tentang aturan-aturan Pemilu sendiri, dan menggunakan IT dengan data yang sangat diragukan oleh dirinya sendiri," tuturnya.




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 14:59

    Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila Bareng Prabowo dan Megawati, Ajudan Ungkap Tak Terima Undangan

    Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta. Ihwal ketidakhadiran Jokowi disampaikan ajudan AKBP Syar

  • Senin, 01 Jun 2026 13:54

    Rokan Hilir Membara, 24 Titik Panas Kepung Wilayah Riau

    PEKANBARU - Ancaman nyata Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui Provinsi Riau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi kemunculan 35 titik panas (ho

  • Senin, 01 Jun 2026 13:46

    Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Rohil Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat

    TANAHPUTIH-Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Polres Rokan Hilir menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Rokan Hilir, Jalan Lintas Riauâ€"Sumut K

  • Senin, 01 Jun 2026 13:26

    Detik-Detik Mobil Terbakar di Pelalawan, Api Muncul dari Tangki BBM.

    PELALAWAN-Satu unit mobil Toyota Innova ludes terbakar di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Minggu (31/5/2026) malam lalu.  â€ŽInsiden ini membuat geger warga di sekitar

  • Senin, 01 Jun 2026 13:19

    Polisi Mulai Selidiki Penyebab Kebakaran di Bukit Lumut Rohul

    PASIR PENGARAIAN - Polsek Rokan IV Koto, Rohul mulai melakukan penyelidikan atas kebakaran yang terjadi di Bukit Lumut, Desa Cipang Kiri Hulu. Pemilik lahan akan segera dipanggil.Seperti yang diketahu

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.