Api Misterius Makin Resahkan Warga, Pemkab Turun Tangan
Sabtu, 10 Okt 2015 08:40
Tidak hanya keluarga Ladino, warga setempat pun menyimpan pertanyaan ada apa di balik fenomena api yang muncul secara tiba-tiba di rumah tersebut? Pasalnya, saat api muncul di atas rumah Ladino beberapa waktu lalu, mereka turut menjadi saksi mata.
Merespons keresahan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akhirnya turun tangan. Sekda Gunungkidul, Ir Budi Martono, melakukan antisipasi agar peristiwa ini tidak meluas menjadi isu yang mengarah pada hal-hal yang bersifat irasional, walaupun sampai saat ini belum ada penjelasan logis bagaimana api misterius bisa muncul berulang kali.
"Kami berharap, pemilik rumah tidak menjadi korban isu liar dan dipojokkan. Juga dengan harapan masyarakat bisa tenang. Intinya seperti itu," tegas Sekda Gunungkidul Budi Martono, Jumat (9/10/2015).
Perkembangan di lokasi saat ini, kebakaran yang semula terjadi bertubi-tubi dengan selang waktu yang tal menentu sudah mulai reda. Namun, kekhawatiran keluarga Ladino tetap ada.
Ny Tugiyah, istri Ladino, menuturkan beberapa hari setelah kejadian, api misterius belum kembali muncul. Maka itu, seluruh perabotan kembali dimasukkan ke dalam rumah.
Demi mengungkap sebab-akibat munculnya api misterius itu, beragam solusi sudah diupayakan mulai dari membicarakan bersama masyarakat dan tokoh setempat hingga mendatangkan paranormal sudah dilakukan.
"Kami berharap mudah-mudahan kebakaran pada Minggu, 3 Oktober 2015, menjadi peristiwa terakhir, agar kami bisa hidup tenang kembali," tuturnya.
Di waktu yang berbeda, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sutaryono datang meninjau lokasi untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran di rumah Lugino. Ia mengatakan, memang butuh waktu dan jeli untuk mengungkapkan kesimpulan di balik fenomena langka di kediaman Ladino.
Secara nalar, di dalam rumah memang tidak ditemukan unsur api. Sementara jika dilakukan penelitian secara empiris, juga perlu proses yang cukup panjang.
"Saat ini, karena kebakaran sudah tidak lagi terjadi, diharapkan tercipta ketenangan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi pendapat yang berpotensi menimbulkan keresahan warga," tutupnya.
Seperti diberitakan, rumah milik Ladino di Dusun Kwangen, Pacarejo, Semanu, tiba-tiba terbakar beberapa waktu lalu. Kemudian ketika warga melakukan pengajian pada akhir pekan lalu, api kembali muncul di atas rumah tersebut.
"Bukan hanya saya yang melihat bola api yang keluar ke atas rumah, tapi warga yang lain juga," tutur Samari, tetangga Ladino beberapa waktu lalu.
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit
Pria di Pekanbaru Ditangkap Usai Bayar Pembelian iPhone Pakai Bukti QRIS Palsu,Sudah 10 Kali Beraksi
PEKANBARU - Tim Unit Reskrim Polsek Binawidya, membekuk seorang pria yang diduga menjadi spesialis penipuan dengan modus menggunakan bukti transfer dan QRIS palsu saat berbelanja di sejumlah toko di K
Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Sejumlah Pejabat Utama Polda Riau Resmi Berganti
PEKANBARU - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia kembali merotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Kepolisian Daerah Riau, Jumat (26/6/2026).Berdasarkan surat telegram
Serbuk Sorgum Ternyata Jadi Sumber Energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap
PPT PLN Indonesia Power (PLN IP) memanfaatkan biomassa berupa serbuk sorgum yang dihasilkan oleh masyarakat sebagai campuran bahan bakar (co-firing) batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.Direkt
Dendam Berujung Pembacokan, Pemuda di Makassar Serang Mahasiswa
Tim Opsnal Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Panakkukang menangkap AF (18), pelaku pembacokan terhadap seorang mahasiswa di Jalan Maccini Raya, Kelurahan Sinrijala, Makassar. Berdasarkan hasil pemeri