Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Banjir Lahar Dingin Terjang 10 Truk Penambang Liar

Banjir Lahar Dingin Terjang 10 Truk Penambang Liar

Sabtu, 09 Jan 2016 11:27
BLITAR - Banjir lahar dingin Gunung Kelud menerjang kawasan tambang galian C Kali Bladak dan Kali Semut, Kecamatan Nglegok dan Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Informasi yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sedikitnya 10 unit truk pengangkut pasir milik penambang liar terseret lahar dingin.

"Kendati demikian tidak ada korban jiwa maupun luka," ujar Kepala BPBD Kabupaten Blitar Heru Irawan, Sabtu (9/1/2016).

Peristiwa itu terjadi kemarin sore setelah hujan lebat mengguyur sekitar Gunung Kelud. Derasnya hujan melongsorkan tumpukan material sisa erupsi Gunung Kelud.

Akibat volume terlalu besar, air bercampur material pasir, batu, dan potongan kayu yang mengalir di kantong lahar, berubah menjadi banjir bandang.

Para penambang pasir, kata Heru, langsung kabur menyelamatkan diri. Mereka tidak menghiraukan lagi truk yang berada di area tambang.

Truk yang terparkir berjajar itu terseret arus hingga sejauh 500 meter. Banjir berlangsung cepat. Keringnya air meninggalkan lapisan material yang tebal. Bahkan material pasir itu sampai menenggelamkan separuh badan truk. "Hari ini dilakukan evakuasi kendaraan, "terangnya.

Evakuasi dipastikan menggunakan cara manual. Yakni dengan menggali material pasir dan menarik truk keluar dari lokasi bencana.

Menurut Heru, situasi yang ada tidak memungkinkan petugas mendatangkan alat berat. Sebab dikhawatirkan terjadi banjir bandang susulan. "Berbahaya kalau sampai terjadi banjir bandang susulan, "jelasnya.

Dua lokasi bencana banjir lahar dingin ini merupakan bagian dari 11 titik yang ditetapkan BPBD Kabupaten Blitar sebagai zona bahaya lahar dingin Gunung Kelud. Heru menegaskan bahwa pihaknya sudah berulangkali mengeluarkan himbauan.

BPBD juga memasang memasang papan peringatan tanda bahaya. Dan ia juga mengakui peringatanya telah diabaikan para penambang liar.

"Namun kita tidak bisa melakukan penutupan. Sebab itu domainya kepolisian. Kita hanya di wilayah mengimbau dan memperingatkan potensi bahaya, "pungkasnya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.