Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Depan Kabah, Perempuan Misterius Beri Uang untuk Jamaah Indonesia

Depan Kabah, Perempuan Misterius Beri Uang untuk Jamaah Indonesia

Rabu, 30 Sep 2015 09:40
Okezone
Kasdinar, jamaah haji asal Padang.
PADANG - Ada hal aneh yang dialami seorang jamaah haji Kloter I Padang, Kasdinar (53). Hal aneh dialami Warga Kecamatan Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, itu saat dia sedang melakukan salat di depan Kabah, Makkah.

"Ketika tangan saya telantangkan untuk berdoa, tiba-tiba seorang perempuan yang memakai jubah hitam dan cadar hitam meletakkan uang sebanyak 100 Riyal di tangan saya," ujarnya kepada Okezone saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Padang, Rabu (30/9/2015).

Kala itu, Kasdinar didampingi oleh suaminya, Edidas. Diberi uang 100 riyal, Kasdinar terkejut dan bertanya kepada perempuan misterius itu.

"Kenapa kamu memberikan uang kepada saya? Saya ketakutan karena saya tidak mengenal perempuan itu. Namun jawab perempuan itu uang itu kamu bisa belikan untuk tasbih," katanya.

Kasdinar pun terheran-heran karena tidak menduga akan mendapatkan uang Arab tersebut. Akhirnya, setelah dibincangkan dengan suaminya, Kasdinar pun membeli 1 lusin tasbih dan selebihnya untuk tasbih elektronik yang rencananya akan dibagi-bagi kepada warga lain di kampung halamannya.

"Hanya semenit saja saya komonikasi dengan perempuan yang memberikan uang tersebut. Kemudian perempuan itu pergi dan menghilang di tengah keramaian. Bagi saya, ini sesuatu yang aneh dan menjadi sebuah rezeki yang tidak diduga-duga, sebab saya tidak mengharapkan hal ini," ucap Kasdinar.

Ia juga diuntungkan dari 11 orang regunya yang ikut umroh ke tanah suci, dia juga diberikan kalung berbentuk tasbih warna putih oleh orang Arab. Bahkan, Kasdinar dia juga mendapatkan gelang merah dari orang Turki dan gelang kuning mirip emas dari Arab.

"Teman-teman satu rombongannya tidak percaya kejadian tersebut dan mereka meminta buktinya. Setelah saya keluarkan pemberian itu, akhirnya mereka percaya," tuturnya.

Menurut Kasdinar, dirinya mendapat banyak pengalaman dari perjalanan ke tanah suci . Kalau bertemu orang Arab dengan orang Indonesia, mereka ingin belajar bahasa Indonesia.

"Setiap saya ketemu dengan orang Arab di mal, mereka selalu bilang Indonesia is good dan mereka ingin sekali belajar bahasa Indonesia. Sebab di Arab banyak orang Indonesia yang berdagang," katanya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 10:18

    Bawa Uang Cash Rp 6,3 Miliar, Pria Asal Thailand Diamankan di Soetta

    Seorang pria warga negara (WN) Thailand diamankan petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Pria inisial RR diamankan setelah kedapatan membawa uang kertas asing

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:14

    Analisis Bos PPI soal Prabowo Beri Peringatan ke Pihak yang Bayar Demo

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku tahu pihak-pihak yang membayar aksi demonstrasi. Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai peringatan tersebut menandakan bahwa aksi y

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:11

    Pria di Mamuju Curi Emas 68 Gram Milik Tetangga, Dipakai Main Judol

    Mamuju - Pria di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berinisial FD (30) mencuri uang dan emas seberat 68 gram milik tetangganya. Emas hasil curian itu digadai untuk bermain judi online (judol)

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:07

    Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Naik Jadi 82,4%

    Jakarta - Institusi Polri menunjukkan tren positif dalam Survei Litbang Kompas terbaru. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri versi Survei Litbang Kompas naik signifikan.Survei Litbang Kompas menc

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:04

    Kejari Serang Hentikan Kasus Sabu Lewat RJ, Terdakwa Direhabilitasi di Ponpes

    Serang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menggelar proses keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti 0,5 gram. Kejari Serang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.