Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Direlokasi, Korban Erupsi Merapi malah Kembali ke Kawasan Berbahaya

Direlokasi, Korban Erupsi Merapi malah Kembali ke Kawasan Berbahaya

Senin, 12 Okt 2015 09:04
Pikiran Rakyat
Ilustrasi.
SLEMAN - Korban bencana erupsi Gunung Merapi 2010 di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah direlokasi ke hunian tetap yang lebih aman. Namun, banyak yang kembali ke tempat tinggal asalnya yang masuk dalam kawasan berbahaya, yakni kawasan rawan bencana (KRB) III.

"Memang banyak warga yang telah direlokasi di hunian tetap (huntap) kembali ke tempat asalnya di kawasan rawan bencana III untuk beraktivitas seperti sebelum terjadi bencana, khususnya aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi keluarga," ujar Camat Cangkringan Edy Sriharmanta, Senin (12/10/2015).

Menurut dia, sejak beberapa waktu lalu banyak warga yang melakukan perbaikan rumah mereka yang dulunya rusak terkena bencana erupsi Gunung Merapi.

"Seperti di Dusun Kopeng, Desa Kepuharjo, banyak rumah warga yang tidak rusak total. Mereka memperbaikinya. Jadi, mereka kadang tinggal di huntap, juga kebalikannya. Kalau untuk jumlah total warga yang masih tinggal di KRB III, sekira 400 kepala keluarga," kata Edy.

Sementara Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai warga yang tak direlokasi dan masih tinggal di KRB III Merapi, lebih bahagia dan merasa nyaman.

"Bahkan, kehidupan warga yang tidak direlokasi ini lebih baik dibandingkan mereka yang direlokasi ke huntap," kata anggota Walhi DI Yogyakarta, Suparlan.

Ia mengatakan, selama ini konsep relokasi hanya mementingkan perpindahan tempat tinggalnya saja. Sementara kebutuhan dasar mereka sampai kini belum terpenuhi.

"Di antaranya seperti mata pencaharian, sosial, dan budaya belum bisa dicukupi. Kalau hanya terpenuhi pemindahan tempat tinggalnya saja seusai bencana, ini malah menjadi bencana baru," tutur Suparlan.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:34

    Pria di Pekanbaru Ditangkap Usai Bayar Pembelian iPhone Pakai Bukti QRIS Palsu,Sudah 10 Kali Beraksi

    PEKANBARU - Tim Unit Reskrim Polsek Binawidya, membekuk seorang pria yang diduga menjadi spesialis penipuan dengan modus menggunakan bukti transfer dan QRIS palsu saat berbelanja di sejumlah toko di K

  • Jumat, 26 Jun 2026 13:52

    Gerbong Mutasi Polri Bergerak, Sejumlah Pejabat Utama Polda Riau Resmi Berganti

    PEKANBARU - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia kembali merotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah di lingkungan Kepolisian Daerah Riau, Jumat (26/6/2026).Berdasarkan surat telegram

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.