Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Empat Alasan Jabatan Kapolri Tak Perlu Diperpanjang

Nasional

Empat Alasan Jabatan Kapolri Tak Perlu Diperpanjang

Selasa, 24 Mei 2016 09:49
okezone.com
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti

JAKARTA - Masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan berakhir di bulan Juli 2016. Indonesian Police Watch (IPW) membeberkan empat alasan kenapa Presiden Indonesia Joko Widodo tak perlu memperpanjang masa jabatan Kapolri.

Pertama, Presiden Jokowi harus konsisten dengan revolusi mental yang sudah dilontarkannya terkait perubahan pelayanan publik di tubuh Polri. Dimana beberapa waktu lalu, Jokowi masih saja mengeluh betapa buruknya pelayanan STNK di kantor kepolisian.

"Kedua, Kapolri Haiti tidak punya prestasi yang menonjol selama memimpin. Contohnya, sembilan kasus korupsi besar yang pernah disidik Polri nggak dilimpahkan ke Kejaksaan," sindir Ketua IPW, Neta S Pane saat dihubungi Okezone, di Jakarta, Senin (23/5/2016) malam.

Tak hanya itu, Operasi Tinombala yang dilakukan guna melumpuhkan kelompok teroris dibawah pimpinan Santoso juga tak kunjung berhasil. "Padahal, anggota kelompok Santoso hanya didukung 21 personel. Sementara untuk Operasi Tinombala di Poso melibatkan 3000 pasukan Polri dan TNI," ujar Neta.

Ketiga, perpanjangan jabatan Badrodin tentu bertentangan dengan Undang-Undang No.2 Tahun 2002 tentang Polri. Pasal 11 ayat 6 dalam undang-undang tersebut menjelaskan bahwa calon Kapolri adalah perwira tinggi yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karir. Jika perpanjangan ini dilanjutkan, otomatis telah menghancurkan sistem kaderisasi dan assesment yang sudah dibangun sejak 10 tahun terakhir.

Karena itu, ia berharap Badrodin bisa berlapang dada menghadapi masa pensiunnya yang sudah di depan mata dengan tidak berharap akan adanya masa perpanjangan jabatannya.

"Maka dari itu IPW juga menyesalkan pernyataan Haiti yang mengatakan 'Pensiun Alhamdulillah, tidak pensiun juga tidak apa-apa'. Pernyataan ini justru menggambarkan dia tidak legowo. Jadi jangan berharap akan ada perpanjangan, karena itu akan membuat banyak pihak berspekulasi dan bermanuver yang akan merugikan citra Haiti," tukasnya. (okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 09:30

    Mabes TNI Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Perkuat Spirit Pengabdian dan Profesionalisme Prajurit

    Jakarta-Mabes TNI menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 H yang diikuti para Pejabat Utama, Prajurit, dan PNS Mabes TNI di Masjid Panglima Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/6

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Kamis, 21 Mei 2026 17:50

    IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per

  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.