Jumat, 26 Jun 2026

Meteor Tak Ditemukan, Pasukan TNI Ditarik

Rabu, 28 Okt 2015 14:27
Ibtimes
Ilustrasi.
BENGKULU - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, Litman, menyatakan pihaknya tidak mengetahui secara persis benda langit yang jatuh di lokasi tersebut. Sebab, kata dia, pihaknya hanya mendeteksi getaran yang disebabkan oleh benda asing yang diduga meteor tersebut.

''Kita hanya mendeteksi getaran akibat benda langit. Kalau jenis benda langit itu bisa diketahui oleh Lapan,'' jelas Litaman, saat dihubungi via telefon, Rabu (28/10/2015).

Dihubungi terpisah, Kasdim 0409/ Rejang Lebong, Mayor. Inf. Saldifa, mengatakan, di lokasi penemuan benda langit yang diduga tempat jatuhnya meteor, di kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), Desa Palalu, Kecamatan Sindang Pelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tidak ditemukan serpihan benda langit.

Tidak ditemukannya benda langit yang diduga jatuh di lokasi tersebut dapat dipastikan setelah para prajurit TNI, personel Polri dan masyarakat setempat melakukan penyisiran. Bahkan, kata dia, tim gabungan juga menyisir lokasi lainnya. Namun, tetap tidak menemukan benda langit yang dimaksud.

Lokasi jatuhnya benda langit yang diduga di TNKS tersebut, lanjut dia, hanya meninggalkan bekas api yang diduga percikan dari benda langit. ''Lokasi sudah disisir, tapi benda langit tidak ada ditemukan. Jadi, anggota kita sekarang sudah ditarik mundur,'' kata Saldifa, saat dihubungi via telefon.

Untuk diketahui, tim gabungan dari prajurit TNI, Polri dan warga setempat menemukan lokasi berjarak sekira 5 km dari tepi jalan raya. Di lokasi tersebut tim gabungan menemukan lahan seluas sekira dua hektare, ludes terbakar yang menghanguskan kawasan hutan di TNKS tersebut.

Sebelumnya, BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, mendeteksi getaran didua titik yang tersebar didua kabupaten, seperti Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Getaran tersebut diduga benda langit mirip meteor yang jatuh di Provinsi Bengkulu.

Getaran yang terdeteksi alat Seismometer BMKG terdapat di Kabupaten Rejang Lebong, dengan kekuatan magnitude 2,0. Namun, untuk getaran di Kabupaten Kepahiang tidak terdeteksi besaran getaran.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.