Sabtu, 27 Jun 2026

Petani Boyolali akan Temui Presiden Jokowi

Jumat, 08 Jan 2016 14:28
Okezone
Presiden Joko Widodo
BOYOLALI – Kalangan petani di Kecamatan Ngemplak, Boyolali bertekad menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka ingin mengadukan saluran irigasi pertanian yang rusak akibat pembangunan jalan tol Solo-Kertosono (Soker) tak kunjung diperbaiki.

Salah seorang petani Desa Dibal, Sulaiman, mengatakan petani sudah tidak percaya lagi dengan pihak kontraktor dan pengawas pembangunan jalan tol Soker.

"Kami sudah empat tahun tidak bisa menanam padi secara maksimal karena saluran irigasi pertanian tertutup dan rusak akibat pembangunan jalan tol," ujar Sulaiman saat ditemui di Kantor Desa Dibal, dikutip dari Solopos, Jumat (8/1/2016).

Ia mengatakan tidak bisa bekerja selain menanam padi untuk menghidupi keluarga. Dia menjelaskan biasanya setiap musim kemarau lahan pertanian miliknya seluas 5.000 meter persegi mendapatkan suplai air dari Waduk Cengklik.

"Saluran irigasi pertanian di Desa Dibal terputus akibat jalan tol. Kami meminta pemerintah bertanggung jawab memberikan ganti rugi kepada petani," kata dia.

Dia mencontohkan sebelum pembangunan jalan tol kontraktor menjanjikan dibangunkan saluran irigasi sementara. Namun, faktanya tidak pernah direalisasikan sampai sekarang.

Sementara itu, Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Ngemplak, Samidi, mengatakan segala upaya sudah ditempuh petani dengan menemui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) hingga ke kontraktor jalan tol Soker agar memperbaiki saluran irigasi yang rusak.

"Kami sudah tidak punya pilihan harus mengadukan persoalan ini kepada siapa. Jalan satu-satunya petani akan menemui Presiden Jokowi," kata dia.

Dia mengatakan total sekitar 100 hektare sawah di Ngemplak tidak bisa ditanami padi akibat saluran irigasi rusak.

Sementara itu, Asisten pelaksana Satker tol Soker, Aziz Purnomo, meminta petani untuk bersabar karena pembangunan jalan tol dan perbaikan irigasi tidak bisa dilakukan secara bersaman. Ia berjanji memenuhi permintaan petani memperbaiki saluran irigasi yang rusak.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.