Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Presiden RI Beri Arahan Kepada Personel TNI-Polri se-Solo Raya

Nusantara

Presiden RI Beri Arahan Kepada Personel TNI-Polri se-Solo Raya

sumber:Puspen TNI
Senin, 30 Jan 2017 22:00
Puspen TNI
Presiden RI Ir. H. Joko Widodo memberikan pengarahan kepada 2.617 personel TNI dan Polri se-Solo Raya,di Ballroom Alila Hotel, Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 562, Laweyan, Solo (Surakarta), Jawa Tengah, Senin (30/1/2017).
JAWATENGAH- Presiden RI Ir. H. Joko Widodo memberikan pengarahan kepada 2.617 personel TNI dan Polri se-Solo Raya, sebagai petunjuk pelaksanaan tugas bagi TNI dan Polri dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bertempat di  Ballroom Alila Hotel, Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 562, Laweyan, Solo (Surakarta), Jawa Tengah, Senin (30/1/2017). 

Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa, Babinsa dan Babinkantibmas merupakan komponen penting  bagi bangsa Indonesia, oleh sebab itu harus selalu mendengarkan informasi dan hal-hal yang mencurigakan, sehingga tidak terlambat dalam merespon setiap kejadian. "Apabila terdapat permasalahan dalam suatu lingkungan agar segera selesaikan dan jika ada informasi yang tidak benar untuk segera diluruskan, sehingga tercipta keamanan lingkungan," katanya.

Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa, jika terdapat masalah segera dilaporkan secara berjenjang ke tingkat yang lebih atas, sehingga bisa mempersempit ruang gerak hal-hal yang menjadikan wilayah Indonesia berbahaya. "Hal ini sangat tergantung kepada personel TNI dan Polri yang bertugas di daerah," ucapnya.

Terkait pemberantasan terorisme, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa diperlukan pendekatan sebagai upaya deradikalisasi sehingga tidak ada suasana terpinggirkan yang dapat meningkat kepada terorisme. "Hal ini perlu pendekatan, dirangkul dan diberikan wawasan kebangsaan bahwa bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika, majemuk dan beragama," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI menjelaskan bahwa energi, pangan dan air akan menjadi suatu hal penting yang diperebutkan oleh negara-negara di dunia. "Indonesia memiliki semuanya, sumber daya alam yang melimpah dan bisa menjadikan kita makmur, tetapi juga bisa menjadikan kita celaka dan semoga tidak terjadi di Indonesia," imbuhnya.

Selain itu, Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa, bila ingin menguasai sebuah negara, saat ini dapat dilakukan dengan infiltrasi melalui perang persepsi dan perang informasi, sehingga menyebabkan kekacauan berita dan informasi yang mengakibatkan persepsinya menjadi terbolak-balik.

"Di era keterbukaan sekarang ini, media sosial, internet, satu orang saja bisa membuat berita. Sekarang ini banyak sekali berita-berita bohong, fitnah, hasutan dan berita yang mendisinformasi, inilah yang harus diwaspadai karena bisa melemahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara," imbuh Presiden RI.

Presiden RI juga menegaskan bahwa, TNI dan Polri harus meningkatkan kemampuan deteksi dini disetiap pelaksanaan tugas, untuk mengantisipasi gangguan keamanan dengan memperkuat komunikasi sosial dengan rakyat. "Bagaimanapun pendekatan preventif lebih baik daripada penindakan, selain itu teruslah dekat dengan rakyat, libatkan rakyat dalam usaha menangkal infiltrasi ideologi," pungkasnya (rls/jon)

 
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 14:07

    Ribuan Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan Tanggung Jawab Pengabdian

    PEKANBARU - Suasana penuh rasa syukur mewarnai Lapangan Upacara Polda Riau, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 1.126 personel kepolisian dan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau resmi meneri

  • Jumat, 03 Jul 2026 14:02

    Said Iqbal Minta Klaim JHT Bebas Pungutan Pajak

    Penasihat Khusus Presiden dalam bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengusulkan adanya perluasan insentif pajak untuk klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan. Saa

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:12

    Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor