Pria Ini Rela Regang Nyawa Demi Selamatkan Sahabat
Senin, 15 Feb 2016 20:14
MINAHASA - Berlibur bersama teman-teman sejatinya selalu ingin mendapatkan pengalaman seru dan mengasyikan. Namun, kisah tragis justru dialami oleh sekelompok remaja asal Manado, Sulawesi Utara.
Ditilik Solopos.com di situs Youtube, Senin (15/2/2016), niatan sekelompok remaja menghabiskan liburan Tahun Baru Imlek beberapa waktu lalu dengan mendatangi air terjun Lelemu, Minahasa, Sulawesi Utara berakhir tragis. Salah satu dari mereka meninggal karena tenggelam.
Video berjudul Video Detik Kematian Remaja Korbankan Nyawa Demi Sahabat ini langsung menjadi menarik empati pengguna Youtube. Awalnya, video ini diunggah oleh sebuah akun Facebook milik Chinchea Astia Manorek. Ia mengunggah sebuah video yang merekam kejadian tragis tersebut.
Dalam video terlihat beberapa pemuda mengambil ancang-ancang untuk terjun bebas ke air terjun. Dua pemuda berhasil terjun mendahului seorang temannya yang terlihat masih ragu.
Dibelakangnya, beberapa teman wanita terdengar membujuknya segera terjun. Nahas, beberapa waktu setelah terjun ia terlihat timbul tenggelam. Gelak tawa pun terdengar dari dalam video, mengejek sang sahabat yang tak bisa berenang.
"Haha..haha..haha.. hei itu tolongin dia. Dia mungkin sengaja kali ya? Mana, dia tak kelihatan," ucap suara dalam video.
Diketahui salah satu pemuda bernama Zefanya Mandey (memakai kaos hitam dan celana pendek berwarna merah) yang sudah berada di pinggir air terjun, kembali terjun untuk menyelamatkan sahabatnya.
Celakanya, Zefanya yang berhasil memegang tubuh sahabatnya tersebut malah ikut tenggelam. Nampak dua remaja lain ikut membantu , tapi hanya satu teman yang tak bisa berenang tersebut yang terlihat, sementara Zefa tak terlihat lagi.
Gelak tawa yang tadinya terdengar berubah menjadi kepanikan suara di dalam video. Menyadari Zefanya tenggelam, beberapa temannya bertanya, "mana Zefa? Zefa?"
Sefanya ditemukan tim SAR sehari kemudian pada Selasa (9/2/2016) dalam keadaan tak bernyawa. Beragam tulisan bela sungkawa dari para penonton video tersebut membanjiri kolom komentar.
"Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya," tulis akun Dedi Aja.
"Real friend adalah dia yang benar-benar membantu kita. Turut berduka cita," tulis akun Nurrachmad Hidayat.
Sementara akun Chatra Dniz megomentari, "kalau mau nolong orang tenggelam itu harus dari belakang korban, bukan depan. Soalnya kalau dari depan, tangan korban yang panik akan selalu mencari pegangan dan malah bisa mendorong penolong ke dalam air. Btw, turut berduka untuk korban.. semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi."
Diunggah pada Kamis (11/2/2016) lalu, video ini menyita perhatian pengguna Youtube. Terhitung video ini ditonton lebih dari 39.000 kali.
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo
Gorontalo-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di
Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama
Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi
Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024
Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang