Jumat, 26 Jun 2026

Ribuan Ikan Mati Akibat Kemarau

Kamis, 22 Okt 2015 15:41
Ilustrasi. Dok Okezone
PANGKALPINANG - Ribuan ikan air tawar di Balai Benih Ikan Lokal (BBIL) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mati akibat berkurangnya debit air selama kemarau dan terjadi pendangkalan kolam-kolam.

"Debit air yang terus berkurang mengakibatkan lumpur lebih banyak dibandingkan air sehingga amoniak naik dan tingkat stres ikan meningkat serta gampang mati," ujar Kepala BBIL Pangkapinang, Teguh Sutoto, di Pangkalpinang, Kamis (22/10/2015).

Ia menjelaskan, lebih dari 1.000 ekor ikan air tawar jenis nila ditemukan mati selama kemarau ini dan kemungkinan akan terus bertambah jika kemarau masih terus berlanjut. "Kualitas air buruk karena banyak bakteri. Kami hanya mengharapkan hujan untuk menambah kecukupan air di kolam meskipun ada sumur, tapi airnya juga kering. Bakteri yang timbul karena kurangnya debit air sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup ikan itu," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk sementara waktu pihaknya hanya bisa melakukan pengerukan terhadap kolam-kolam agar lebih dalam sehingga lebih banyak air.

"Untuk sementara waktu hanya pengerukan yang kami lakukan dengan tangan sendiri dan peralatan seadanya agar dapat membuang lumpur di kolam itu, selain itu membagi ikan ke beberapa kolam lainnya. Tindakan itu cukup membantu untuk mengurangi kematian ikan-ikan tersebut," ujarnya.

Kecukupan dan sirkulasi air sangat penting untuk kelangsungan hidup ikan agar dapat berkembang dengan baik. Jika sirkulasi air terganggu maka tingkat stres ikan mudah meningkat dan menghambat pertumbuhan.

"Faktor cuaca juga sangat mempengaruhi kelangsungan hidup ikan. Suhu panas air kolam maksimal 28 derajat celcius, jika lebih dari itu akan berbahaya bagi ikan tersebut, dan saat ini kami menggunakan eceng gondok sebagai tempat ikan dapat berteduh" ujarnya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.