Ribuan Warga Yogya Salat Minta Hujan
Sabtu, 31 Okt 2015 08:49
"Salat Istisqa ini hakekatnya minta agar turun hujan. Salat ini seperti shalat I'd (Idul Adha maupun Idul Fitri), shalat sunat dua rakaat yang sebaiknya dilakukan secara berjamaah," kata Khaliq.
Dia menyebut shalat minta hujan ini hampir punah, karena sering dilalaikan umat muslim. Padahal, dalam riyawat dijelaskan barang siapa yang menghidupkan salat ini, saat meninggal nanti dicatat sebagai orang yang mati sahid, membela agama.
Dalam khotbahnya, Khaliq menyampaikan kekeringan melanda negeri ini. Bahkan, lahan gambut yang ada di Sumatera, Kalimantan, hingga Papua masih belum beres penanganannya akibat kebakaran.
"Usaha sudah dilakukan pemerintah dan masyarakat, tapi hasilnya belum maksimal. Menurut laporan masih ada sekitar 500 titik api yang belum bisa dipadamkan," katanya.
Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat muslim menjalankan shalat Istisqa, meminta hujan turun dari langit. Dia miris melihat lebih dari 5.000 warga menjadi korban akibat kabut asab.
Diakhir khotbah, ribuan jamaah mengamini doa yang dipanjatkan. Terlihat, Walikota Yogya, Haryadi Suyuti turut dalam jamaah tersebut.
"Ini sangat jelas, kita semua mohon kepada Allah SWT supaya diberi hujan," kata orang nomor satu di Kota Yogyakarta itu.
Haryadi mengapresiasi TNI, khususnya Korem 072 Pamungkas Yogyakarta yang sudah mengajak warga dan instansi pemerintahan untuk mengelar shalat minta hujan ini. Lebih dari 2.000 orang, baik dari unsur TNI/Polri, birokrat, hingga warga sipil mengikuti shalat berjamaah ini.
Di Kota Yogya, kata Haryadi, tidak mengalami kekeringan. Namun, kekeringan melanda wilayah lain. Meski demikian, dia berharap hujan segera turun supaya wilayah yang gersang karena kering menjadi subur dan berlimpah air. "Kita sama-sama berdoa, semoga dari Yogya hujan segera turun," tegasnya.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit