Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Rohul Relaokasikan Anggaran Rp 45 M Tanggulangi Virus Corona, Covid-19

Rohul Relaokasikan Anggaran Rp 45 M Tanggulangi Virus Corona, Covid-19

admin
Selasa, 12 Mei 2020 15:41
Petugas medis memperlihatkan hasil tes cepat Covid-19
PASIRPANGARAIAN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Rokan Hulu dengan TAPD Pemkab Rohul digelar pada Senin (11/5/2020) secara tertutup.

Rapat yang membahas masalah refocusung dan realokasi anggaran penanganan covid-19 di Rokan Hulu itu dihadiri oleh Sekda Rohul Abdul Haris beserta sejumlah OPD terkait.

Abdul Haris saat diwawancara usai kegiatan mengatakan, rapat tersebut terkait dengan rencana penggelontoran dana penanganan covid-19 tahap kedua dan ketiga.

"Jadi, dengar pendapat kali ini kita membahas masalah relokasi anggaran tahap kedua yang direncanakan sebesar Rp. 45 M," kata Sekda.

Dia menjelaskan, jumlah tersebut sudah termasuk anggaran tahap pertama sebesar Rp. 12,6 M dan sudah pula mencakup tahap ketiga.

Sekda ketika ditanyakan penggunaan anggaran tahap pertama berjumlah Rp. 12,6 M yang masih menjadi polemik saat ini mengaku tidak tahu rinciannya secara pasti.

"Setahu saya, di dalam tahap pertama yakni Rp. 12,6 M itu termasuk juga pembelian APD dan honor tenaga medis," sebutnya.  

Pernyataan Sekda tersebut sekaligus membantah pernyataan Kadinkes Rohul dr Bambang yang sebelumnya menyatakan, bahwa dalam Tahap Pertama Anggaran covid-19 di Rohul tidak mencakup masalah honor tenaga medis.

"Sebelumnya memang sempat tidak disetujui (honor tenaga medis, red) karena alasannya nilainya tak masuk akal. Tapi, saya belum tahu bagaimana kelanjutannya. Tanyakan saja sama BPKAD atau Dinkes saja ya," urai Abdul Haris.

Sekda menegaskan, Pemkab Rohul masih punya dana untuk membiayai penanganan covid-19 di Rokan Hulu sebagaimana direncanakan.

"Rokan Hulu masih punya uang kok. Makanya kita anggarkan," tutupnya.

Terpisah, Ketua DPRD Novliwanda Ade Putra mengatakan, agenda dengar pendapat itu dilakukan terkait dengan rencana realokasi dana penanganan covid-19 tahap kedua.

"Sejauh ini, Pemkab Rokan Hulu sudah menganggarkan biaya penanganan covid-19 sampai tahap kedua. Tahap ketiganya belum lagi," ujarnya.

Beberapa fokus pembahasan tersebut, menurut Wanda masih terdapat beberapa kekurangan oleh pihak Pemkab Rokan Hulu.

Di antaranya, adalah keterbatasan data dan alokasi honor petugas posko kesehatan di perbatasan Rokan Hulu yang belum bisa dijelaskan oleh Pemkab Rokan Hulu dalam dengar pendapat tersebut.

"Masalah honor memang belum ada kejelasan data oleh mereka (Pemkab Rohul, red). Sejauh ini informasinya, honor ada pada tahap pertama anggaran, semisal ada kekurangan baru ditambah pada tahap kedua. Tapi itu juga belum jelas karena datanya belum lengkap," tandasnya. 

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.