Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Siapa Sebenarnya Thomas Alva Edi Sound Horeg yang Belakangan Viral?

Nusantara,

Siapa Sebenarnya Thomas Alva Edi Sound Horeg yang Belakangan Viral?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 31 Jul 2025 15:54
Berita satu.com
Fenomena sound horeg atau sound system dengan dentuman bass ekstrem belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di Jawa Timur.

Di balik fenomena ini, muncul sosok legendaris yang dijuluki Thomas Alva Edi Sound Horeg. Sosok ini tak lain adalah Memed Potensio, teknisi audio asal Ngawi yang disebut-sebut sebagai "penemu" racikan suara ekstrem ala sound horeg.

Julukan unik ini merupakan plesetan dari nama ilmuwan besar Thomas Alva Edison. 

Bedanya, jika Edison dikenal sebagai penemu lampu pijar, Memed dipandang sebagai inovator dalam meracik dentuman khas sound horeg yang menjadi standar baru di dunia audio ekstrem.

Memed, yang memiliki nama asli Ahmad Abdul Aziz, terkenal karena gayanya yang santai, ekspresi datar, dan sering terlihat mengantuk. Ciri khas ini justru membuatnya mudah dikenali dan disukai komunitasnya.

Kiprah Memed di Dunia Sound Horeg
Sejak 2019, Memed aktif sebagai teknisi tim Brewog Audio. Perannya vital dalam memastikan kualitas suara maksimal di berbagai acara, mulai dari karnaval hingga pesta desa.

Ia mengurusi instalasi perangkat, pengecekan kabel, pengaturan amplifier, hingga menyetel suara agar dentuman bass terdengar sempurna.

Wajahnya yang sering terlihat mengantuk ternyata akibat jam kerja ekstrem. Ia hanya tidur 1-3 jam per hari, bahkan rela begadang berhari-hari demi mencari "formula" dentuman sempurna.

Tak heran, racikannya mampu menghasilkan getaran yang bukan hanya terasa di dada, tapi juga sanggup merontokkan genteng dan memecahkan kaca.

Fatwa Haram dan Penolakan Perizinan Sound Horeg
Meski digandrungi penggemarnya, sound horeg tak lepas dari kontroversi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengeluarkan fatwa haram atas penggunaan sound system bervolume berlebihan karena dinilai mengganggu ketertiban umum, merusak properti, hingga membahayakan kesehatan.

Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman juga menegaskan pihaknya tidak akan memberikan izin kegiatan yang mengusung konsep sound horeg.

“Kami sudah evaluasi terkait sound horeg dan kami putuskan tidak ada perizinan untuk kegiatan sound horeg. Kata ‘horeg’ ini konotasinya sudah negatif dan menggetarkan. Jadi saya tekankan, kami tidak mengizinkan kegiatan dengan label sound horeg,” ujar AKBP Arif dalam keterangan kepada wartawan, Senin (28/7/2025).

Menurutnya, meskipun penggunaan sound system untuk pawai atau konser diperbolehkan, kegiatan yang termasuk kategori horeg tetap dilarang.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Nusantara
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.