Jumat, 26 Jun 2026

Tanda-Tanda Alam Sebelum Lawu Memakan Korban

Jumat, 23 Okt 2015 02:03
Ist.
Gunung Lawu seperti bertopi
KARANGANYAR - Kebakaran hutan Gunung Lawu yang menewaskan tujuh pendaki serta dua lainnya mengalami luka bakar serius menimbulkan banyak keprihatinan.

Tidak biasanya Lawu 'memuntahkan amarahnya'. Baru kali ini kebakaran hutan di gunung setinggi 3.118 mdpl itu menelan korban jiwa.

Kepada Okezone, Pak Po, orang mengenalnya sebagai sosok yang mengenal 'isi perut' Gunung Lawu mau berbagi cerita terkait tanda-tanda alam sebelum kebakaran terjadi.

Menurut Pak Po, masyarakat sekitar mempercayai tanda yang dibisikan oleh alam. Apalagi Lawu yang termasuk tujuh puncak gunung tertinggi di pulau Jawa ini memang terkenal menyimpan sejuta misteri yang belum terungkap dan dipercaya sebagai gunung pertama di tanah Jawa.

Pak Po yang kesehariannya bergelut dengan alam Lawu mengingatkan alam itu menghidupi. Alam sebagai sumber kehidupan. Biarpun hutan Lawu gundul 'tetep nguripi' (memberi kehidupan).

"Ben gundul alase, Lawu tetep iso nguripi (biar hutannya gundul Lawu tetap memberi kehidupan," tegas pak Po.

Sebab itu lanjut Pak Po, alam itu bisa berinteraksi. Kearifan lokal yang di jaga sejak zaman nenek moyang bisa berkomunikasi dengan memberi tanda. Bukan dengan perkataan, namun juga dengan kejadian atau fenomena yang tidak biasa. Dan itu sudah dipercaya sejak turun temurun.

Fenomena yang tertangkap dalam kamera di antaranya penampakan fenomena alam pada bagian puncak Gunung yang tertutup awan. Sehingga terlihat Gunung Lawu seperti memakai topi. Masyarakat mempercayai itu suatu pertanda bisikan alam pada manusia.

Lawu memang sempat terbakar beberapa kali dalam kurun waktu berdekatan, hingga akhirnya kembali terbakar dan menelan korban jiwa. Sebelum kejadian nahas itu, Okezone sempat bertemu dengan Pak Po.

Dalam pertemuan tersebut, Pak Po menceritakan ada fenomena aneh yang tertangkap kamera milik Komandan Karanganyar Emergency Joko Sunarto saat tengah memotret kobaran api yang membakar kembali hutan Gunung Lawu.

"Dalam foto kobaran api tersebut jika diamanti terlihat samar-samar sebuah sosok tinggi besar tengah berada di belakang kobaran api yang melahap hutan Lawu miliki Perhutani," jelasnya.

Menurut Pak Po, dalam foto tersebut terlihat jelas sosok makhluk gaib yang memancarkan mata merah membara. Terkesan mahluk tersebut sangat marah dalam gambaran yang terekam di kamera tersebut.

"Foto ini diambil saat awal Lawu terbakar dan ini asli bukan editan," papar pria yang akrab disapa Polet tersebut.

Selain itu, kemunculan bintang fajar di mana masyarakat Jawa menyebutnya lintang samberino yang selalu muncul tepat di tengah Lawu, beberapa hari sebelum puncak Hargo Dalem terbakar sempat berubah letak kemunculannya (bergeser).

"Yen wong Jawa deleng, lintang samberina wis gengser, tandane arep ana pagebluk. (Jika masyarakat jawa melihat bintang fajar bergeser letaknya pasti akan ada bencana)," pungkasnya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.