Dampak Positif Indonesia jika Rio Haryanto ke F1
Rabu, 03 Feb 2016 15:26
INDONESIA selangkah lagi akan mengirimkan salah satu putra terbaiknya untuk mengikuti pergelaran balap Formula One (F1) musim 2016. Dia adalah pembalap kelahiran Surakarta, Rio Haryanto, yang memiliki kesempatan besar untuk bergabung dengan tim asal Inggris, Manor Marussia.
Sebagai pembalap yang baru akan mengaspal di F1, Rio diwajibkan membayar uang sebesar 15 juta euro atau sekira Rp225 miliar sebagai biaya "pendaftaran". Sejatinya dana tersebut memang dikenakan setiap tim yang berlaga di F1 bagi pembalap pemula yang ingin bertanding di ajang balap mobil paling prestisius tersebut.
Dan pemerintah melalui Menpora, Imam Nahrawi bekerjasama dengan PT Kiky Sport, menyatakan siap membantu Rio untuk membayarkan sebagian dana tersebut guna membuat pemuda 23 tahun itu berlaga bersama Manor tahun ini. Selain itu, pihak PT Pertamina, selaku sponsor dari Rio sendiri bersedia mengeluarkan kocek sebesar 5,2 juta euro atau sekira Rp78 miliar.
Jika hal ini benar-benar terwujud, maka putra dari pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati tersebut akan menjadi pembalap pertama yang berlaga di ajang F1. Hal tersebut juga menjadi kebanggan tersendiri tidak hanya bagi keluarga Rio, melainkan untuk seluruh rakyat Indonesia.
Bagaimana tidak, dalam hitungan minggu, kita bisa menyaksikan langsung salah satu anak bangsa berlaga di "Piala Dunia" ajang balap mobil tersebut. Selain itu, dengan berlaganya Rio di F1, secara tidak langsung akan menjadi ajang promosi tersendiri bagi Indonesia.
Olahraga
Pemprov Riau Dukung Penuh MBG, Kantin Sekolah Akan Dilibatkan dalam Pengelolaan Program
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Pemerintah Pusat. Selain mendukung peningkat
Penasehat Hukum Y Minta Kejari Rohil Usut Tuntas Kasus Tipikor TPP PPPK
BAGANSIAPIAPI - Pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 di Dinas Pendid
Kasus Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi Dipastikan Bakal Hadir di Persidangan
JAKARTA - Kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, mengatakan kliennya a
Duplik Jadi Pembelaan Terakhir, Nadiem Sebut Dituntut Lebih Besar dari Teroris
JAKARTA - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim dijadwalkan membacakan duplik dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chr
Polisi di Jambi Dibacok Saat Atur Lalin, Pelaku Positif Sabu
Jakarta - Polisi menangkap pelaku penyerangan dua anggota Satlantas Polresta Jambi saat bersembunyi di rumah keluarga. Hasil pemeriksaan tes urine, pelaku positif menggunakan narkoba.Dilansir detikSum