Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Olahraga
  • Selamatkan Demokrasi Olahraga Riau, Syarat Dukungan Calon Ketua KONI Diminta Kembali 25 Persen

Olahraga

Selamatkan Demokrasi Olahraga Riau, Syarat Dukungan Calon Ketua KONI Diminta Kembali 25 Persen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 04 Mar 2026 09:11
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU-Dinamika persaingan menjelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau semakin menghangat. Tokoh olahraga Riau sekaligus Mantan Bupati Kampar, Burhanudin Husin, menyoroti pentingnya perbaikan mekanisme pencalonan agar iklim demokrasi di tubuh organisasi tersebut tetap sehat dan terbuka.

Harapan tersebut disampaikannya dalam acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh calon Ketua KONI Riau, Edy Basri di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (3/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Burhanudin mendesak agar persyaratan pencalonan dikembalikan ke aturan awal, yakni mewajibkan setiap kandidat mengantongi dukungan minimal 25 persen dari total pengurus daerah dan cabang olahraga.

Langkah ini dinilai krusial untuk membendung taktik memborong suara yang berisiko mematikan ruang kompetisi secara adil.

"Kita tidak ingin praktik borong KONI kabupaten dan kota se-Riau terulang terus ke depan. Kita ingin olahraga di Riau maju dengan memilih Ketua KONI yang benar-benar punya niat membangun, bukan sekadar mengumpulkan dukungan," tegas Burhanudin di hadapan para pengurus cabang olahraga dan perwakilan daerah yang hadir.

Penyetaraan bobot suara antara pengurus tingkat kabupaten/kota dan cabang olahraga diyakini akan memperkecil celah terjadinya aklamasi. Jika syarat minimal pendaftaran ditetapkan sebesar 25 persen, seorang kandidat praktis harus menguasai setidaknya 80 persen suara jika ingin melenggang mulus tanpa lawan.

"Kalau aturannya 25 persen untuk mendaftar, maka untuk bisa aklamasi harus menguasai hampir seluruh dukungan. Itu tentu sangat sulit, bahkan bisa dibilang mustahil. Dengan begitu, pemilihan akan berlangsung lebih kompetitif dan adil," urainya merincikan gambaran persaingan bursa pencalonan.
Semangat pembenahan tata kelola keorganisasian ini diharapkan menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan demi mendongkrak muruah olahraga di Bumi Lancang Kuning.

"Yang kita kejar bukan sekadar siapa yang menang, tapi bagaimana olahraga Riau bisa tumbuh sehat, profesional, dan berprestasi," pungkasnya. 
Sumber: GoRiau.com

Olahraga
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Mar 2026 14:04

    KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026, Ini Alasannya

    PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, akhirnya mengambil keputusan untuk memperpanjang masa jabatan pengurus KONI Riau, periode 2022-2026, hingga 6 bulan kedepan mulai April-Sep

  • Kamis, 12 Mar 2026 16:38

    Menpora Erick Ingatkan Pentingnya Persatuan Membangun Prestasi Olahraga

    JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir mengingatkan pentingnya persatuan di antara seluruh stakeholder. Hal ini bertujuan agar prestasi olahraga Indonesia

  • Kamis, 12 Mar 2026 13:48

    Jelang Lebaran, Atlet dan Pelatih Riau Tagih Sisa Bonus PON

    PEKANBARU - Atlet dan pelatih Riau peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 hingga kini belum menerima pelunasan bonus yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Riau. Me

  • Kamis, 12 Mar 2026 11:34

    Perang Makin Sengit! Timnas Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026

    JAKARTA - Timnas Iran memutuskan untuk mundur dalam Piala Dunia FIFA 2026. Diketahui, event terbesar olah raga tersebut akan diselenggarakan di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.â

  • Rabu, 11 Mar 2026 13:41

    Atlet Senam Riau Abiyu Raffi Belum Dapat Izin Mutasi dari Pengurus FGI

    Pekanbaru - Pengurus Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Riau  menegaskan tidak bisa memberikan izin mutasi kepada salah satu pesenam senior Riau, Abiyyu Raffi.Hal ini menyusul adanya surat rekome

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.