SEPAKBOLA
Top Score: Enam Gelandang Asing Terbaik Persib
Kamis, 07 Jan 2016 14:42
Sejak saat itu, sudah puluhan pemain asing datang dan pergi dari skuad 'Maung Bandung'. Tapi tidak semua pemain asing sukses bermain apik dan jadi pujaan Bobotoh.
Salah satu posisi yang paling sering diisi pemain asing di skuad Persib adalah gelandang, terutama playmaker yang bertugas mengatur irama permainan. Ada yang tampil ajaib, ada juga yang bermain buruk selama mengisi lini tengah Persib.
Lalu, siapa saja para gelandang asing ajaib yang pernah memperkuat Persib? Berikut ini Okezone rangkum dari berbagai referensi:
1. Alejandro Tobar
Pemain asal Cile ini jadi bagian Persib di era pelatih Juan Paez pada pertengahan musim Liga Indonesia 2003. Ia bermain selama satu setengah musim untuk klub kebanggaan Bobotoh.
Kemampuan Tobar sebagai kreator serangan di lini tengah banyak mendapat pengakuan. Ia pintar mengatur permainan, piawai mencetak gol serta memberi assist, dan pandai mencetak gol melalui tendangan bebas. Total 15 gol dipersembahkan Tobar saat bermain untuk Persib.
Meski belum mengantarkan Persib menjadi juara liga, nama Tobar dikenang Bobotoh. Ia pemain asing pertama di Persib yang dicintai publik Bandung dan Jawa Barat.
Selain karena kemampuannya, jasa Tobar menyelamatkan Persib dari ancaman jurang degradasi pada musim 2003 jadi alasan kecintaan Bobotoh pada pemakai nomor punggung 10 tersebut.
2. Lorenzo Cabanas
Datang sebagai eks pemain Persija Jakarta, Cabanas jadi bagian skuad Persib pada Liga Indonesa musim 2007 di era pelatih Arcan Iurie. Ia bermain selama dua musim untuk 'Maung Bandung'.
Sempat diragukan Bobotoh, Cabanas menjelma jadi idola. Ia tampil sebagai ruh permainan Persib. Pergerakan lambatnya ditutupi dengan kemampuan memberi umpan-umpan manis yang memanjakan para striker saat itu seperti Christian Bekamenga, Zaenal Arif, hingga Redouane Barkouwi.
Cabanas jadi salah seorang aktor yang mengembalikan identitas Persib sebagai klub papan atas di Indonesia setelah cukup lama terpuruk. Satu hal yang akan paling diingat Bobotoh, ia merupakan eksekutor tendangan bebas andal.
Ia juga sering jadi pemecah kebuntuan lewat gol-gol ajaibnya. Di Persib, pria asal Paraguay itu total menyumbangkan 11 gol.
3. Hilton Moriera
Pria asal Brasil ini termasuk pemain multitalenta. Ia bisa ditempatkan sebagai striker, second striker, gelandang serang, hingga winger.
Ia diboyong ke Persib oleh pelatih Jaya Hartono pada ISL 2008/2009. Ia beberapa kali keluar-masuk skuad Persib. Ia mengoleksi lebih dari 25 gol bersama Persib.
Hilton memiliki kelebihan dalam mengonversi peluang menjadi gol. Posisi sesulit apapun sering dituntaskan Hilton untuk menjebol gawang lawan. Satu-satunya kelemahan eks pemain Deltras Sidoarjo itu adalah temperamennya yang tinggi dan berbuah kartu kuning, bahkan kartu merah.
4. Suchao Nutnum
Pria asal Thailand berseragam Persib pada Indonesia Super League (ISL) musim 2009/2010 di era pelatih Jaya Hartono. Debut perdananya bersama Persib berjalan manis. Ia mencetak gol ke gawang Pelita Jaya yang membawa Persib menang 2-1.
Sejak saat itu, Suchao dielu-elukan Bobotoh. Selain lihai dalam membantu serangan, ia juga pintar membaca situasi pertandingan.
Bermain dalam 13 laga, Suchao menyumbangkan tiga gol untuk Persib. Tapi kebersamaannya dengan Persib hanya tiga bulan karena masa peminjamannya selesai. Ia pun kembali ke klubnya di Thailand.
Sebelum pulang kampung, Suchao memberi kado manis untuk Bobotoh. Ia mencetak gol langsung dari tendangan sudut ke gawang Persik Kediri yang dijaga Herman Batak.
Suchao pun pulang dengan kenangan manis. Apalagi saat itu digelar pesta perpisahan oleh Bobotoh. Spanduk ucapan terima kasih dipasang di stadion hingga bunga diberikan pada Suchao.
Itu jadi perpisahan paling manis yang dilakukan Bobotoh untuk pemain asing. Setelah itu, tidak pernah ada pemain yang mendapat perlakuan serupa saat meninggalkan 'Maung Bandung'.
5. Miljan Radovic
Kapasitasnya sebagai playmaker sempat diragukan karena datang ke Persib saat usianya sudah 35 tahun pada pertengahan musim ISL 2010/2011 di era pelatih Daniel Roekito.
Tapi keraguan banyak pihak dijawab pemain asal Montenegro itu dengan penampilan di lapangan. Kondisi fisiknya yang terbilang sepuh ditutupi dengan kemampuan ajaibnya sebagai jenderal lini tengah.
Ia jadi nyawa permainan tim, penyuplai umpan matang bagi para striker, dan sering jadi pemecah kebuntuan dalam urusan mencetak gol.
Satu hal yang begitu melekat pada diri Radovic adalah kemampuannya mencetak gol lewat tendangan bebas. Ia merupakan salah seorang pemain asing algojo tendangan bebas terbaik yang pernah bermain di Indonesia. Radovic bermain dalam 47 laga bersama Persib dengan koleksi 16 gol.
6. Konate Makan
Pemain asal Mali ini masih segar dalam ingatan publik pencinta sepakbola nasional. Ia didatangkan pelatih Djadjang Nurdjaman untuk mengarungi ISL musim 2014.
Cerdik membagi bola, mengatur permainan, memberi assist, hingga mencetak gol jadi kemampuan utama Konate. Ia bahkan jadi pemain tersubur Persib saat menjuarai ISL dengan 13 golnya.
Peran besar Konate pun tak diragukan. Selain gelar juara ISL, Konate juga membuat Persib memboyong gelar juara Piala Wali Kota Padang dan Piala Presiden 2015. Ia jadi sosok kunci kedigdayaan Persib.
Tapi Konate akhirnya memilih hijrah ke klub Malaysia, T-Team, karena kompetisi di Indonesia tidak berjalan. Ia diboyong bersama Abdoulaye Maiga dari Sriwijaya FC oleh pelatih Rahmad Darmawan.
Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal
Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali
Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO
JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah
Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal
Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad
Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan
Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb
Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026
PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C