Opini
Penganiaya Tenaga Kesehatan Harus Dihukum Berat
Oleh : dr Wendra Saputra
admin
Sabtu, 17 Apr 2021 20:28
Penganiayaan terhadap tenaga medis kembali menjadi trending topik dunia pemberitaan kita. Perawat Rumah Sakit Siloam Palembang, dianiaya oleh orang tua pasien akibat ketidak fahaman yang bersangkutan dalam hal tindakan medis. Menyikapi hal ini, pemerintah dan aparat terkait tak boleh abai. Pelaku penganiayaan mesti di beri hukuman setimpal, agar tindakan tak berperimanusian serupa tak lagi terjadi di ruang publik pada masa mendatang.
Seperti yang ramai di wartakan oleh insan penulis perkabaran. Kronologis kejadiaan berawal dari perawat yang melepas Infus pasien yang merupakan anak dari pelaku penganiayaan.
Perawat sudah melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelepasan Infus namun masih menyebabkan perdarahan terjadi ditangan pasien, secara medis ini adalah hal yang biasa dan sudah ditangani dengan baik oleh Perawat yang berjaga dengan baik hingga mengganti kapas dan plester ditangan untuk menutup perdarahan pun telah dilakukan.
Namun tindakan yang merupakan Standar Operasional Prosedural (SOP) yang hanya bisa dilakukan oleh orang terlatih itu tak membuat orang tua pasien berpuas diri.
Si Ayah pasien tetap naik pitam dan menganiaya perawat tersebut, tentu hal ini tidak dapat ditolerir karena perawat tersebut sudah melaksanakan SOP dengan benar dan efek dari perdarahan pun sudah teratasi.
Kejadian ini haruslah menjadi sorotan khusus dari aparat Kepolisian, jika ini dibiarkan, maka akan memungkinkan hal serupa terjadi pada perawat atau tenaga medis lainnya di masa datang, oleh mereka yang tak faham prosedur tindakan, namun berlaku bar-bar pada mereka yang sejatinya dipercaya oleh negara, hukum dan undan-undang untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat.
Profesi pelayanan kesehatan haruslah diberikan perhatian khusus dalam perlindungan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, apalagi dimasa pandemi ini, tugas perawat dan tenaga kesehatan lebih berat dari sebelumnya.
Mereka selain harus berjuang dalam merawat dan menyembuhkan pasien juga harus berjuang untuk menyelamatkan diri agar terhindar dari virus Covid-19.
Penjarakan Pelaku
Menanggapi hal ini tentu aparat kepolisian dan penegak hukum lainnya harus bekerja profesional sehingga pelaku penganiayaan dapat dihukum dengan hukum yang setimpal.
Kita berharap, hukuman yang akan diterima pelaku bisa menjadi efek jera kedepannya, dan bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya, untuk tidak semena-mena dalam berperilaku di ruang publik akibat kelabilan emosi dan kejiwaan keluarga pasien itu sendiri.
Jika ini dibiarkan atau dilalaikan, tak tertutup peristiwa yang sama akan dialami tenaga medis lainnya, sehingga membuat pekerjaan pelayanan terhadap masyarakat ini tidak aman lagi, dan tenaga medis pun bisa terpancing untuk over proteksi terhadap diri mereka dan pastinya akan mengurangi nilai-nilai pelayanan terhadap hajad hidup insani yang sejatinya berlandaskan kemanusiaan
Sebaliknya, jika pelaku diberikan hukuman yang setimpal, Inshaa Allah akan bisa menjadi pelajaran bagi yang lain kedepannya.
Sekali lagi, siapa pun kita, sejatinya tak akan ikhlas dan diam untuk melihat tindakan barbarisme terjadi di ruang-ruang kemanusiaan, karena Indonesia kita adalah negeri yang sangat menjunjung tinggi etika, sopan santun dan welas asih (***)
Penulis adalah Kepala Puskesmas
Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Mantan Aktivis Mahasiswa yang aktif
menyuarakan kebenaran dan tenggang rasa di ruang-ruang kemanusiaan.
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
MENGURUS mobilitas tim untuk keperluan perjalanan bisnis terkadang bisa menyita banyak waktu. Mengandalkan jadwal transportasi publik yang sering kali kurang pasti tentu berisiko menghambat kelancaran
5 Tips Hidrasi Sehat untuk Generasi Muda, Kunci Tetap Adem!
JAKARTA-Di tengah aktivitas yang semakin padat, menjaga hidrasi sehat untuk generasi muda sering kali menjadi hal yang terabaikan. Jadwal kuliah, pekerjaan, kegiatan organisasi, hingga berbagai aktivi
Geledah Rumah Eks Jampidsus, Kejagung Sita Dokumen Kasus TPPU
JAKARTA - Tim penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kediaman mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Langkah hukum ini berkaitan dengan proses penyidikan kasus d
Ukraina Minta Trump Bantu Buka Akses Starlink untuk Serang Rusia
Washington, DC-Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan sejumlah pejabat AS membantu Ukraina mendapatkan izin dari pengusaha teknologi Elon Musk untu
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Malam Ini, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu