Sabtu, 01 Agu 2026

Internasional,

Ukraina Minta Trump Bantu Buka Akses Starlink untuk Serang Rusia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 01 Agu 2026 15:20
Washington, DC-Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan sejumlah pejabat AS membantu Ukraina mendapatkan izin dari pengusaha teknologi Elon Musk untuk menggunakan sistem komunikasi satelit Starlink dalam mengarahkan serangan ke wilayah Rusia.

Permintaan untuk memperluas penggunaan Starlink itu disampaikan ketika Zelenskyy tengah mencari cara lain untuk mengurangi kebutuhan Ukraina akan sistem pertahanan udara Patriot buatan AS. Ukraina selama ini mengandalkan Patriot untuk menangkal rentetan serangan rudal dan drone Rusia yang terus menghantam wilayahnya.Pasokan rudal pencegat untuk sistem Patriot semakin terbatas di tengah berlanjutnya perang AS dan Israel melawan Iran. 

Menurut seseorang yang mengetahui pembicaraan tersebut seperti dilaporkan Associated Press, Zelenskyy menyampaikan permintaan itu secara langsung kepada Trump dalam pertemuan di Ruang Oval pekan ini. Pertemuan berlangsung di tengah kunjungan singkat Zelenskyy yang padat agenda di Washington.

 

Sudah Berminggu-minggu Minta Penggunaan Starlink Diperluas
Musk selama ini mengizinkan Ukraina menggunakan Starlink di wilayahnya sendiri, termasuk di daerah Ukraina yang diduduki Rusia. Namun, ia membatasi penggunaan jaringan satelit tersebut di wilayah Rusia.

Zelenskyy telah berusaha meyakinkan para pejabat AS mengenai perlunya memperluas penggunaan Starlink setidaknya selama beberapa pekan terakhir.

Gedung Putih, Kedutaan Besar Ukraina di Washington, dan SpaceX, perusahaan pemilik Starlink, tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai permohonan Zelenskyy tersebut.

Upaya Zelenskyy mendapatkan izin dari Musk agar Starlink dapat digunakan untuk membantu serangan Ukraina di wilayah Rusia pertama kali diberitakan oleh The Atlantic.

Pemberian izin untuk memperluas penggunaan Starlink juga dapat mendatangkan risiko bagi Musk.

Associated Press pada Desember melaporkan bahwa badan intelijen dari dua negara anggota NATO mencurigai Rusia tengah mengembangkan senjata antarsatelit baru. Senjata itu diduga dirancang untuk menyerang jaringan satelit Starlink milik Musk dengan menyebarkan awan serpihan di orbit yang dapat menghancurkan satelit.

Temuan intelijen tersebut diperlihatkan kepada Associated Press dengan syarat identitas badan-badan intelijen yang terlibat tidak disebutkan.

Menurut temuan itu, Rusia memandang Starlink sebagai ancaman serius.

Ribuan satelit Starlink yang berada di orbit rendah telah memainkan peran sangat penting dalam membantu Ukraina bertahan sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran pada Februari 2022.

Zelenskyy Juga Menyampaikan Permintaan kepada Kongres AS
Zelenskyy datang ke Washington untuk menghadiri upacara peringatan bagi Senator Lindsey Graham. Ia memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menemui Trump dan para sekutunya di Capitol Hill.

Zelenskyy mengunjungi Gedung Capitol setelah bertemu dengan Trump di Gedung Putih pada hari yang sama.

Sejumlah senator mengatakan permintaan yang disampaikan Zelenskyy serupa dengan yang pernah ia sampaikan kepada mereka pada awal Juli dalam pertemuan di sela-sela KTT NATO di Turki.

"Mereka membutuhkan akses jangka panjang ke Starlink agar persenjataan jarak jauh dan menengah mereka menjadi lebih akurat," kata Senator Mike Rounds, politikus Partai Republik dari South Dakota yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata Senat.

"Mereka ingin serangannya benar-benar tepat mengenai sasaran, bukan sekadar menghantam area di sekitarnya," tutur Rounds. "Ia menyampaikan hal itu dengan sangat jelas."

Zelenskyy berbicara dengan para anggota Kongres pada Selasa (28/7) malam menjelang pemungutan suara Senat atas paket sanksi baru yang keras terhadap Rusia. Paket tersebut telah lolos ke tahap berikutnya dan pemungutan suara akhir diperkirakan berlangsung pekan depan.

Menurut Rounds, Zelenskyy kembali menegaskan kebutuhan Ukraina akan lebih banyak sistem Patriot dari AS. Ia turut mengingatkan kembali soal kesepakatan lisensi yang sebelumnya dibahas agar Ukraina dapat mulai memproduksi sistem tersebut di dalam negeri.

Rounds merupakan bagian dari delegasi anggota Kongres AS yang menghadiri pertemuan NATO di Ankara.

"Apa yang disampaikan Presiden Zelenskyy kepada kami di Turki dua pekan lalu sama dengan yang kembali ia sampaikan sekarang mengenai kebutuhan Ukraina," kata Rounds. "Permintaannya sangat jelas."

Trump Mulai Mundur dari Komitmen soal Lisensi Patriot?Namun, Trump tampak mulai mundur dari komitmen sebelumnya untuk mengizinkan Ukraina memproduksi Patriot bagi kebutuhan militernya.

Sikap itu terlihat dalam pertemuan kabinet di tempat peristirahatan presiden di Camp David, Maryland, pada Jumat (31/7).

Dalam KTT NATO di Turki, Trump sebelumnya menyatakan, "Kami akan memberi mereka hak untuk memproduksi Patriot", agar Ukraina dapat menghadapi serangan rudal Rusia dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Namun, kepada wartawan pada Jumat, Trump mengatakan persoalan lisensi tersebut masih dibahas dan ia belum mengambil keputusan.

"Kami sedang membicarakannya. Namun, sulit untuk menyerahkan teknologi semacam itu," kata Trump.

Hubungan Trump dengan Zelenskyy membaik dalam beberapa bulan terakhir seiring menguatnya posisi Ukraina di medan perang melawan Rusia.

Zelenskyy juga berusaha menunjukkan bahwa perang Ukraina melawan Rusia berkaitan dengan konflik AS dan Israel dengan Iran.

Informasi intelijen AS menunjukkan bahwa Teheran telah memasok drone kepada Rusia untuk digunakan dalam serangan terhadap Ukraina.

Belakangan, Rusia disebut bersiap mengirimkan drone kepada Iran, termasuk versi yang telah ditingkatkan dari teknologi yang semula dipasok Teheran kepada Moskwa setelah Rusia menginvasi Ukraina, menurut sejumlah pejabat AS dan Eropa.

Menjelang kunjungannya ke Washington pekan ini, Zelenskyy mengatakan akan menyerahkan bukti kepada AS yang menunjukkan bahwa Rusia membantu Iran menentukan sasaran serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah melalui pengawasan satelit.

Zelenskyy juga berusaha meyakinkan pemerintahan Trump bahwa Ukraina berada dalam posisi yang tepat untuk membantu AS menghadapi serangan drone Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah serta infrastruktur milik negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk.

"Ia dengan sangat tegas mengatakan bahwa mereka akan memberi kami lebih banyak bantuan dalam peperangan nirawak, khususnya peperangan yang menggunakan drone di udara, yang sangat menentukan dalam konflik dengan Iran," kata Senator Richard Blumenthal, politikus Partai Demokrat dari Connecticut yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata Senat.

"Tim Ukraina telah berada di sana dan memberikan teknologi serta keahlian. Mereka siap, bersedia, dan mampu memberikan bantuan dalam skala yang jauh lebih besar. Ia sangat menekankan hal itu."(liputan6)
Sumber: https://www.liputan6.com/global/read/8259644/ukraina-minta-trump-bantu-buka-akses-starlink-untuk-serang-rusia

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki