Minggu, 14 Jun 2026

Tetap Semangat ya Pak Jokowi

Jumat, 13 Nov 2015 09:31

Saat ini, Indonesia sedang mengalami krisis dalam segala bidang, mulai dari ekonomi, sosial-budaya, dan sifat manusiawi yang sudah mulai berkurang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, tentu banyak kalangan yang menilai bahwa Jokowi lah yang bersalah, terkhusus dalam masalah pembakaran hutan yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Jokowi, Jokowi dan Jokowi yang selalu disalahkan, yang menjadi pertanyaan, kenapa harus pak Jokowi yang harus disalahkan tentang krisis yang sedang terjadi di negara ini sekarang? Apakah masyarakat ini sudah merasa benar ataukah ingin melimpahkan kesalahannya kepada pemimpin negara ini? Ini yang perlu dipertanyakan. 

Tentu dengan berbagai persoalan yang terjadi di negeri ini, tentu saya menyarankan agar jangan hanya pak Jokowi yang disalahkan, tetapi kita pun harus disalahkan juga, karena, Indonesia adalah negara yang dipunyai oleh seluruh rakyat bukan presiden, kalau misalnya pak presiden yang mempunyai Indonesia ini, barulah kita bisa menyalahkannya, atau kalau pak Jokowi adalah dewa kemudian beliau membuat kesalahan yang fatal atau sedikit saja, baru kita salahkan beliau. 

Pak Jokowi adalah manusia biasa sama seperti kita ini, karena sifat manusia yang sering dibenci orang adalah sifat malas dan serakah, namun sifat baiknya juga ada, manusia memiliki sifat yang mau untuk berinteraksi dengan sesamanya, karena kita tahu bahwa manusia adalah makhluk sosial artinya manusia tidak bisa hidup hanya seorang diri saja karena harus ada sesamanya yang mau bersama-sama dengannya untuk saling tolong menolong. 

Itulah saya selaku salah satu dari 250 juta rakyat Indonesia yang ada, sangat menyayangkan apa yang dilakukan masyarakat, apalagi, mahasiswa yang hanya menuntut-menuntut dan menuntut agar pak Jokowi turun dari jabatannya, kemudian juga aksi buruh yang terjadi beberapa minggu silam, bagaimana buruh melakukan aksi unjuk rasa ke kantor istana untuk menolak pembuatan peraturan pemerintah mengenai upah mereka yang menurut mereka jauh melebihi kata layak, padahal menurut info yang saya dapatkan dari pembicaraan pak Ahok bahwa UMP DKI Jakarta dan seluruh pulau Jawa sekitar Rp. 3.1 Juta. Bagi saya upah sebesar itu sangatlah besar bagi seorang pekerja walaupun hanya sebagai buruh di tengah krisis yang melanda Indonesia ini sampai sekarang. 

Kasus-kasus

Semenjak Jokowi memerintah di Indonesia ini, banyak kasus-kasus kejahatan yang terjadi di Indonesia, mulai dari kasus perampokan, kejahatan seksual, pembunuhan, kekerasan terhadap anak, begal dan lainnya. Kemudian kasus pembakaran lahan, seperti lahan dan hutan yang ada di Kalimantan Tengah dan sekitarnya, Riau, Jambi, Maluku dan juga Papua. Tentu dengan kasus ini masyarakat selalu menyalahkan Jokowi karena tidak bisa untuk melakukan tindakan yang tegas dalam memberikan hukuman kepada si pelaku pembakaran lahan. Padahal Jokowi hanya sebuah kepala negara tugasnya hanyalah mengkoordinir dan melihat bawahannya bagaimana dalam mengerjakan tugasnya dengan baik dan benar. 

Seperti kasus pembakaran lahan tersebut, masa Jokowi yang disalahkan masyarakat? Kan ini menjadi sebuah keanehan, karena apa? Karena Jokowi adalah presiden bukan gubernur, bupati ataupun camat di daerah tersebut, apalagi Jokowi bukanlah seorang anggota DPRD di daerah tersebut, jadi hanya masyarakat yang tidak bijaklah yang selalu menyalahkan Jokowi seharusnya yang disalahkan itu pemerintah daerah tersebut seperti misalnya dari gubernur hingga camat serta para anggota DPRD di daerah tersebut. 

Tentu sampai sekarang Jokowi sedang berfikir keras bagaimana agar segala permasalahan ini bisa terselesaikan dengan baik sampai ke akar-akarnya, misalnya seperti kasus kejahatan yang semakin menjadi-jadi di Indonesia ini. Pak Jokowi selaku presiden dan pimpinan yang paling dihormati di Indonesia akan berfikir bagaimana dan bagaimana agar kasus kejahatan ini dapat diminimalisir dengan baik tanpa ada kekurangan. Kemudian kasus pembakaran hutan dan juga kasus KKN yang sampai sekarang masih terjadi. 

Mari Kita Bantu

Namun, ketika presiden sedang berfikir dan mendapatkan suatu ide untuk melakukannya, beliau tidak bisa sendirian, beliau harus ada yang membantu walaupun ada wakil presiden yang selalu mendampinginya kemana Jokowi pergi, itu semua tidak membantu dalam menyelesaikan permasalahan di Indonesia ini dengan cepat, tentu yang diinginkan oleh presiden adalah kita seluruh rakyat Indonesia agar mau membantu beliau dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di Indonesia ini. 

Nah, apa kita mau membantu presiden? Ini yang menjadi pertanyaan, apalagi rasa kepedulian kita kepada negeri ini sudah mulai pudar akibat fokus kita kepada hal-hal hidup dan ekonomi saja ditambah dengan kecanggihan teknologi yang semakin luar biasa membuat dan memancing kita untuk tidak peduli kepada Indonesia yang kita cintai ini, saya menyarankan, kalau kita memang masih memiliki rasa kepedulian kita kepada Indonesia ini, setidaknya ajakan Jokowi akan kita terima, karena Indonesia ini bukan hanya milik pemerintah saja, tetapi milik dari seluruh rakyat Indonesia. 

Harapan dan Doa

Sebelum saya mengakhiri tulisan saya ini, saya mengajak kepada kita semua seluruh rakyat Indonesia agar selalu membantu pemerintah terkhusus presiden dalam menyelesaikan kasus dan permasalahan yang terjadi di Indonesia ini, karena dengan begitu beliau akan merasa sangat terbantu dengan kehadiran kita, jangan kita hanya tahunya menuntut dan menuntut agar hak kita terpenuhi sedangkan untuk membantu Jokowi kita tidak bisa. Mari kita dukung pak Jokowi dan berikan semangat kepada beliau agar beliau dapat menyelesaikan tugasnya di Indonesia ini dengan baik. Dan saya berdoa kalau kita bisa dan mau membantu pak Jokowi dalam menyelesaikan masalah dan memajukan Indonesia pasti itu akan diberikan sang Kuasa kepada kita. Jadi mari kita bantu pak Presiden. Dan juga kepada pak Jokowi, tetap semangat ya dalam menjalankan tugasnya. Itu saja terima kasih. Semoga.

(analisadaily.com)
Opini
Berita Terkait
  • Minggu, 14 Jun 2026 17:20

    Dapat Undangan Khusus, Pakistan Bakal Bersaing dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!

    GELARAN perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang juga diikuti Timnas Indonesia, bakal diramaikan dengan negara yang tidak hanya berada di Kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan laporan terbaru

  • Minggu, 14 Jun 2026 17:17

    Dulu Gawangnya Diacak-acak Timnas Indonesia U-23, Kiper Australia Ini Sekarang Bantai Turki di Piala Dunia 2026

    KIPER Tim Nasional (Timnas) Australia, Patrick Beach menjadi sorotan karena tampil luar biasa di awal Piala Dunia 2026. Menariknya Beach yang tampil baik pun kini menjadi perbincangan h

  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:14

    Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong

    Entikong - Satgas Pamtas RIâ€"Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Personel P

  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:13

    Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia

    Jakarta - Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan, akumulasi poin, dan keputusan resmi yang memastikan sebuah negara berhak me

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.