Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Hari Pertama Sekolah, Anak Walikota Pontianak Tolak Diantar

Pendidikan

Hari Pertama Sekolah, Anak Walikota Pontianak Tolak Diantar

Senin, 18 Jul 2016 13:52
Dok. Okezone.
Ilustrasi

PONTIANAK - Hari pertama sekolah menjadi hari yang spesial, baik bagi para siswa maupun orangtua. Bahkan, semarak orangtua mengantar anak mereka ke sekolah pun terasa di berbagai kota Tanah Air, terlebih usai Mendikbud Anies Baswedan mengeluarkan imbauan resmi.

Demikian pula yang terjadi di Kota Pontianak, para orangtua terlihat bersemangat mengantar anak mereka baik yang masuk sekolah TK hingga SMP. Di beberapa sekolah seperti di SDN 17 Pontianak, SMPN 3 dan beberapa TK, terlihat di halaman sekolah para orangtua mengantar anak-anak dan menunggu hingga mereka masuk ke kelas.

Kegembiraan orangtua mengantar anak-anak mereka di hari pertama sekolah ini tidak dirasakan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. Anak bungsunya, Bayu, yang saat ini duduk di Kelas VIII SMPN 10 Pontianak justru menolak untuk diantar.

"Katanya, sudah besar dan malu seperti anak kecil kalau diantar," ungkap Sutarmidji kepada Okezone, Senin (18/7/2016).

Penolakan ini, imbuh Sutarmidji, juga disampaikan kepada sang ibu. "Malah dia ngomel dikira dia seperti anak TK dan SD. Jadilah dia pergi sekolah sendiri," kata Midji.

Sutarmidji menilai, penolakan anak bungsunya untuk diantar di hari pertama sekolah sangat beralasan mengingat masih banyak orangtua yang lupa akan perhatian kasih sayang yang seharusnya diberikan kepada seorang anak di hari-hari biasa.

"Karena kasih sayang itu tidak ditunjukkan saat mengantar sekolah saja, tetapi juga setiap saat. Misalnya saat salat, harusnya para orangtua berperan menjadi imam sehingga kasih sayang lebih terasa bagi anak-anak," jelasnya.

Sutarmidji sendiri mempersilakan para PNS di lingkungan Kota Pontianak untuk mengantar anak ke sekolah. Dia memberikan kelonggaran waktu masuk kerja hanya di hari pertama sekolah ini.

"Kalau anak baru masuk sekolah, disilakan; demikian juga jika si anak belum boleh bawa kendaraan sendiri. Tapi jadwal masuk kantor sudah kami sesuaikan dengan keperluan mengantar anak," pungkasnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:53

    Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru

    PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl

  • Sabtu, 14 Mar 2026 09:30

    Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman

    KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si

  • Jumat, 13 Mar 2026 16:35

    Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern

    Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai

  • Rabu, 11 Mar 2026 08:53

    Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026

    PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta

  • Sabtu, 07 Mar 2026 10:25

    BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.