- Home
- Pendidikan
- Internet Eror, UNBK di Jayapura Molor
pendidikan
Internet Eror, UNBK di Jayapura Molor
Senin, 09 Apr 2018 14:11
JAYAPURA - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa SMA di Jayapura terkendala jaringan internet.
Berdasarkan pantauan, sekolah yang terkena dampak gangguan jaringan internet adalah SMA Muhamadyah Kota Jayapura. Di sekolah ini proses UNBK bahkan sempat molor 1,5 jam lebih, dari seharusnya mulai pada pukul 07.30 WIT molor hingga pukul 09.00 WIT.
"Ujian tidak bisa dilaksanakan di jam yang tepat, karena pukul 07.30 WIT harusnya mulai, namun ini token tidak bisa terbuka, hingga akhirnya teknisi Indihome Telkom datang dan memasang servernya," ungkap Kepala Sekolah SMA Muhamadiyah Jayapura Udin Ramazakir, Senin (9/4/2018).
Dikatakannya, kondisi ini diakibatkan putusnya kabel optik bawah laut milik Telkom hingga internet di sekitar Kota Jayapura terganggu. Dan kondisi ini pun berpengaruh pada pelaksanaan UNBK.
Untuk diketahui, saat ini ada 92 siswa-siswi SMA Muhammadiyah yang mengikuti UNKB pada hari pertama. Jumlah ini terbagi pada tiga sesi, hingga rencana selesai ujian pukul 18.00 WIT. Sementara, sejak Jumat 6 April lalu sekira pukul 21.00 WIT kabel Fiber Optik laut Telkom putus pada titik 363.67 Kilometer dari Kota Jayapura atau di wilayah Perairan Sarmi, Biak.
"Bagi siswa yang menghadapi UNBK banyak yang sudah tahu soal gangguan jaringan, tapi mereka tetap datang pagi, ya pastinya agak sedikit kecewa, siswa-siswi di sini karena molor," ucapnya.
Koordinator pelaksanaan UNBK 2017-2018, Suroto mengatakan proses sinkronisasi dan update aplikasi telah dilaksanakan dengan baik hanya saja terkendala dengan jaringan internet. "Mulai terlambat pasti akan mempengaruhi pelaksanaan UNBK pada sesi terakhir. Yang seharusnya selesai pada pukul 16.00 WIT ini akan berakhir pada pukul 18.00 WIT," ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah berkoordinasi bersama Indi Home PT. Telkom. "Alhamdulillah mereka proaktif dan datang ke sini untuk membantu penyelesaian permasalahan itu," tambah Udin.
Imanuel, salah satu teknisi Indie Home Telkom ditemui mengatakan tiap sekolah disiapkan dua orang teknisi selama UNBK berlangsung.
"Kami diperintahkan untuk mengawali ujian dengan memasang instalasi server. Tiap sekolah ada dua tekhnisi yang siap mengawal," katanya.
(okezone.com)
Pendidikan
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara
Truk Kaca Tabrak Truk Bermuatan Pasir di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Meninggal Dunia.
JAKARTA-Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk bermuatan terjadi di Ruas Tol Dalam Kota Km 02+200B, Jumat (15/5/2026) pagi.Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala men