- Home
- Pendidikan
- Kerajinan Apik Limbah Kulit Jagung ala Mahasiswa Unpad
Pendidikan
Kerajinan Apik Limbah Kulit Jagung ala Mahasiswa Unpad
Sabtu, 25 Jun 2016 11:56
JAKARTA - Dengan berpikir kreatif, kita bisa menghasilkan sesuatu yang baru dari benda-benda tidak terpakai di lingkungan sekitar. Inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad), yaitu Iip Hanifah, Resti Ayu Widyarini, M Rizky Ridwansyah dan Yoga Jatipratama. Mereka membuat inovasi baru berupa kerajinan tangan berbahan limbah kulit jagung yang dinamai Ketapel Kujang.
Miris melihat banyaknya limbah kulit jagung yang terbuang, empat sekawan ini pun terpikir untuk mengolahnya menjadi barang bernilai ekonomis seperti dompet, tas sampai lampu hias. Bahan baku limbah jagung mereka dapatkan dari Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.
Iip dan kawan-kawan mencantumkan ciri khas pada setiap kerajinan tangan yang mereka buat yaitu motif batik khas Jawa Barat. Menurut Iip, inovasi Ketapel Kujang Motif Jawa Barat merupakan sarana mereka untuk lebih memperkenalkan motif-motif ini kepada konsumennya sebagai ajang pelestarian budaya.
"Generasi muda di Indonesia banyak yang tidak mengenal budayanya sendiri. Meski mereka tinggal di Jawa Barat, belum tentu mereka tahu batik Jawa Barat itu seperti apa," ujar Iip seperti dinukil dari laman Unpad, Sabtu (25/6/2016).
Sebelum menyulap limbah kulit jagung menjadi berbagai kerajinan tangan, Iip dan timnya melakukan riset untuk menemukan teknik yang tepat dalam mengolah dan mengelolanya. Tidak lupa, mereka juga mencari tahu prosedur pengajuan Hak Kekayaan Intelektual tas produk Ketapel Kujang Motif Jawa Barat.
Iip memaparkan, sebelum dibentuk menjadi berbagai kerajinan tangan, limbah kulit jagung melalui berbagai tahapan, mulai dari direbus hingga dibuat pola. Saat pola sudah terbentuk, baru dijahit dan ditambahkan motif batik Jawa Barat yang dikerjakan para seniman airbrush yang menjadi rekanan.
Rekan Iip, Rizky, berharap, para pembeli tidak hanya menyukai produk Ketapel Kujang Motif Jawa Barat, tetapi juga sadar tentang pengelolaan sampah. "Harapannya, semoga pembeli nanti sadar bahwa sebenarnya sampah juga bisa kita olah," tambahnya (okezone.com)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh