Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Ketua Dewan Pendidikan Riau Dukung Program Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Pendidikan,

Ketua Dewan Pendidikan Riau Dukung Program Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 31 Jul 2025 09:50
cakaplah.com
Kementerian Agama telah meluncurkan kurikulum berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari upaya menyusun ulang orientasi pendidikan keagamaan di Indonesia pada 24 Juli 2025 lalu.

Kurikulum ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi bertujuan menanamkan nilai-nilai cinta, kebersamaan, dan tanggung jawab ekologis sejak dini, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Pendidikan Riau Prof Dr Junaidi memberikan pengarahan dan sosialisasi kepada seluruh Kepala Sekolah Madrasah se-Pekanbaru yang berada di bawah Kemenag Kota, Rabu (30/7/2025), dengan tema “ Mewujudkan Cinta Dalam Ruh Pendidikan.”

Kegiatan dipusatkan di MAN 2 Pekanbaru jalan Diponegoro, yang diikuti hampir 40 kepala madrasah. Kegiatan dibuka oleh oleh Kabid Penmad Kanwil Provinsi Riau Dr H Jisman, turut hadir Kasi Penmad Kemenag Kota Pekanbaru Dr H Rialis M.Pd, Kepala MAN 2 Pekanbaru H Ghafardi S.Ag. M.Pd.I, ketua Komite MAN 2 Asscof Profesor Dr Nurfaisal.

Prof Dr Junaidi yang juga Rektor Unilak menjelaskan definisi kurikulum berbasis Cinta. Kurikulum berbasis Cinta dapat dikaitkan dengan beberapa teori kurikulum yang berfokus pada perkembangan sosial, emosional, dan moral murid.

Sementara tujuan kurikulum berbasis Cinta, secara keseluruhan kurikulum berbasis Cinta fokus pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian mendalam pada aspek sosial dan emosional.

Tujuannya melahirkan insan yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan berbasis cinta. Kurikulum ini adalah jiwa dari seluruh kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dalam Kurikulum Nasional. Khusus di madrasah, tujuannya beririsan dengan mata pelajaran kekhasan seperti Al-Qur'an Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, dan SKI, dimana nilai-nilai cinta akan diperkuat. Pada mata pelajaran umum, nilai-nilai cinta akan diimplementasikan melalui pembiasaan dan penguatan bagi guru pengampu.

"Kita tahu Indonesia memiliki keragaman sosial masyarakat kaya akan keragaman, budaya, agama, dan etnis, yang merupakan potensi besar untuk kemajuan dan harmoni. Namun, keragaman ini juga bisa memicu konflik sosial, agama, politik, hingga kesenjangan. Faktor kebudayaan merupakan bagian yang penting dalam pengembangan kurikulum dengan pertimbangan bahwa individu lahir tidak berbudaya, baik dalam hal kebiasaan, cita-cita, sikap, pengetahuan, keterampilan, dan lain sebagainya. Semua itu dapat diperoleh individu melalui interaksi dengan lingkungan budaya, keluarga, masyarakat sekitar, dan tentu saja sekolah/lembaga Pendidikan," sebut Prof Junaidi.

“Madrasah telah sejak lama hadir di Indonesia, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka, maka kita harus pertahankan madrasah ini. Saat rapat di DPR RI, Saya menolak untuk pengahapusan kata Madrasah dalam regulasi sistem pendidikan di Indonesia. Madrasah menjadi bagian penting dalam sistem Pendidikan di Indonesia maka harus dipertahankan dan diperjuangkan karena bagian upaya untuk peningkatan kualitas pendidikan. Dan ini dapat dilihat sekolah di bawah Kemenag mampu menjadi sekolah unggulan sekolah terbaik di Indonesia, seperti MAN 2 Pekanbaru,” ujar Prof Junaidi.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.