Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kisah Devita, Anak Sopir Pasir yang Jadi Mahasiswa UGM

Kampus

Kisah Devita, Anak Sopir Pasir yang Jadi Mahasiswa UGM

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 04 Agu 2025 09:17
Berita satu.com
Hidup di lereng Gunung Merapi tak menghalangi Devita Febrianisa untuk meraih mimpinya. Remaja asal Dusun Tegalweru, Kemalang, Klaten, ini resmi diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur penelusuran bibit unggul berprestasi (PBUB) pada program studi sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan subsidi penuh uang kuliah tunggal (UKT).

Devita adalah anak tunggal pasangan Rejono, sopir truk pengangkut pasir di Kali Gendol, dan Surati, penjahit rumahan. Meski kedua orang tuanya hanya lulusan sekolah dasar, mereka tak pernah berhenti memberi dukungan dan doa agar anaknya bisa meraih pendidikan setinggi mungkin.

“Ibu saya ikut kursus menjahit supaya bisa tetap produktif di rumah. Ayah saya setiap hari mengangkut pasir untuk kebutuhan keluarga. Namun, mereka selalu memotivasi saya,” kata Devita.

Sebelum lolos di UGM, Devita sempat mengalami beberapa kegagalan saat mendaftar ke universitas lain. Meski kecewa, ia tidak menyerah dan memanfaatkan masa sekolahnya di MAN 2 Sleman untuk terus mengasah kemampuan.

Ia aktif mengikuti kegiatan riset dan organisasi rohis selama dua periode. Prestasinya pun membanggakan, antara lain medali perak di International Science and Invention Fair (ISIF) 2022, medali emas dalam pelatihan penyusunan proposal Fiksi 2024, finalis lomba Ekonomi Research Paper KOMPeK 25 tahun 2023, dan juara 3 lomba videografi Kesejarahan Nasional History Week 2024.

Devita mengaku kegagalan yang ia alami justru menjadi pemicu semangatnya. “Kalau mau menyerah, saya selalu ingat orang tua ingin saya berhasil dan punya hidup yang lebih baik. Itu yang menampar saya supaya tidak putus asa,” ucapnya haru.

Kebahagiaan dan rasa bangga pun menyelimuti kedua orang tuanya ketika mengetahui Devita diterima di UGM.

“Kami hanya lulusan SD, tetapi anak kami bisa kuliah di UGM. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kami hanya ingin dia hidup lebih baik dari kami,” ujar Rejono.

Sang ibu, Surati, sangat berterima kasih kepada UGM yang menerima putrinya menjadi mahasiswi. “Semoga Devita makin semangat dan menjadi generasi penerus keluarga yang sukses,” katanya.

Melalui program subsidi UKT, UGM membuka kesempatan luas bagi anak-anak berprestasi dari berbagai latar belakang. Kisah Devita menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat terwujud dengan tekad, kerja keras, dan dukungan keluarga.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:06

    Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,

    PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:02

    KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag

  • Sabtu, 13 Jun 2026 15:50

    Blak-blakan Dirut Pertamina Ungkap Alasan Penyesuaian Harga Pertamax, Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

    Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan. Hal ini dikatakan untuk memberikan kepastian mengenai nasi

  • Sabtu, 13 Jun 2026 15:46

    Kasus Pencurian Ringan dan Revisi KTP Selesai Cepat Lewat Sidang Keliling di Kandis Siak

    SIAK - Sebanyak delapan perkara hukum berhasil diselesaikan dalam satu hari melalui program sidang keliling yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Siak. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Kand

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.