- Home
- Pendidikan
- Mesin Pembuat Mi UGM Bantu Kembangkan UMKM
Pendidikan
Mesin Pembuat Mi UGM Bantu Kembangkan UMKM
Selasa, 28 Jun 2016 11:56
JAKARTA - Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berinovasi membuat mesin pencetak mi tipe hidrolisis. Pembuatan alat ini bertujuan membantu pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) Srioca di Dukuh Tulung, Desa Srihardono, Pundong, Bantul, Yogyakarta.
Tim yang terdiri atas Pranedya Atria, Anditya Sridamar Pratyasta, Muhammad Rifqi, Dipta Bthari Candraruna. dan Muhamad Ali Shodiqi tergabung dalam kelompok PKM Teknologi UGM. Anditya menjelaskan, rumah produksi Mie Des atau 'Mie Deso' merupakan mie khas Pundong yang bahan baku utamanya berasal dari singkong. Sayangnya, UMKM tersebut mangalami permasalahan dalam proses pembentukan adonan menjadi mie basah.
"Pembentukan adonan masih sederhana, yaitu pengirisan dengan tangan. Proses ini tentu memakan waktu lama dan membuat tingkat pekerja di UMKM Srioca bekerja ekstra keras saat pesanan banyak," tuturnya disitat dari laman UGM, Selasa (28/6/2016).
Dia mengungkapkan, pada hari-hari biasa pesanan Mie Des ke UMKM Srioca mencapai 80 kilogram per hari. Sementara Srioca sendiri berkeinginan mengembangkan bisnis di bidang pembuatan mi kering.
"Permasalahan inilah yang kemudian menginspirasi kami berlima untuk membuat inovasi Mesin Pencetak Mie Des. Dengan mesin ini kami berharap dapat meningkatkan efisiensi dan higienitas dalam memproduksi mi," ucapnya.
Alat pencetak mi buatan Anditya dan teman-temannya itu dibuat sedemikian rupa sehingga mudah dalam pengoperasian dan dapat terjamin kontinuitasnya.
"Perancangan alat pencetak Mie Des tipe hidrolis ini menyesuaikan dengan sifat fisik bahan Mie Des yang berbeda dengan mi pada umumnya. Alat ini memiliki cetakan khusus yang dapat diganti sesuai bentuk mi yang diinginkan," terangnya.
Sedangkan Dipta menambahkan, efektivitas penggunaan alat ini terletak pada kegiatan memotong, waktu tunggu pemipihan adonan, dan pemotongan sehingga bentuk mi dapat lebih teratur. Menurut dia, Tim PKM Teknologi ini akan terus melakukan pendampingan dalam pengoperasian dan perawatan alat. Semua dilakukan agar UMKM menjadi benar-benar familiar dengan alat baru ini.
"Sementara untuk pengembangan lanjutan alat juga akan terus dilakukan seperti modifikasi sistem penggantian cetakan agar lebih cepat dan ringkas. Kami berharap alat ini dapat dikenalkan secara lebih luas terutama kepada para perajin mi di Yogyakarta dan sekitarnya," pungkasnya (okezone.com)
Pendidikan
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh