- Home
- Pendidikan
- Siswa Diancam Tak Naik Kelas Jika Ortu Tak Ambil Rapor, Kepsek Minta Maaf
Pendidikan
Siswa Diancam Tak Naik Kelas Jika Ortu Tak Ambil Rapor, Kepsek Minta Maaf
Selasa, 18 Jun 2019 14:35
"Sebelumnya kami mohon maaf soal redaksi kata yang menjadikan tidak berkenan. Saya akui khilaf soal itu. Yang kami inginkan hanya ada komunikasi antara orang tua dengan sekolah," ujar Yuni saat ditemui detikcom di SD Negeri 07 Kepanjen Jalan Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (18/6/2019).
Menurutnya, paling tidak dalam satu tahun ada waktu bagi orang tua, untuk berkomunikasi secara langsung dengan sekolah. Terutama dengan guru terkait perkembangan pendidikan anaknya di sekolah.
"Selama ini bisa dikatakan minim dan terkesan kurang peduli. Yang kami inginkan ada waktu satu jam, sesuai undangan itu. Ada pembicaraan antara orang tua dan wali kelas, bisa secara spesifik terkait anak-anak di sekolah," imbuh wanita berjilbab itu.
"Entah tanya di mana hingga mendapatkan jawaban yang seperti itu. Beda dengan sejumlah wali murid yang langsung datang ke sini, kami jelaskan dan mereka bisa memahami. Itulah miss komunikasi yang terjadi di sini," tambahnya.
Menurutnya pihak sekolah nggak mungkin tidak menaikan siswa yang rapornya tidak diambil seperti yang diterangkan dalam surat undangan. Karena rapat kenaikan kelas sudah digelar jauh hari sebelum agenda rapor diberikan.
"Iya itu sangat tidak mungkin (naik kelas). Memang kurang tepat kalimatnya, kami hanya ingin orang tua lebih peduli. Di sini, tengah semester ketika nilai anak kurang, orang tua kami panggil, agar bisa dilakukan perbaikan bersama untuk mendongkrak nilai mata pelajaran yang kurang. Tujuannya agar naik kelas," lanjutnya.
"Kami sudah berikan klarifikasi terkait undangan itu," pungkasnya.
Saat ditemui detikcom, Yuni tidak mengatakan akan merevisi atau menarik kembali surat undangan penerimaan rapor yang telah dibagikan. Namun belakangan muncul berita acara yang dikeluarkan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen, yang berisi pencabutan surat undangan tersebut. Surat itu ditanda tangani Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen, Abdullah.
Pendidikan
Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong
Entikong - Satgas Pamtas RIâ€"Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Personel P
Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia
Jakarta - Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan, akumulasi poin, dan keputusan resmi yang memastikan sebuah negara berhak me
Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan
Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar
Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,
PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg
KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag