- Home
- Pendidikan
- Strategi Orangtua Ringankan Uang Sekolah
Pendidikan
Strategi Orangtua Ringankan Uang Sekolah
Rabu, 22 Jun 2016 12:21
JAKARTA - Banyak pemerintah daerah menerapkan pendidikan gratis bagi siswa sekolah negeri hingga jenjang SMA. Namun bagi salah satu orangtua, Sumi, pendidikan gratis tidak ada di kamusnya.
Meski tidak ada kewajiban membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), putri sulungnya, Maulina Herlianti masih dibebankan pungutan dari sekolah setiap bulan.
"Uang pendidikan sih memang sudah tidak bayar lagi, karena Eli (panggilan anaknya-red) kan di sekolah negeri. Saya enggak tahu untuk apa, tapi setiap bulan harus bayar Rp100 ribu," ujar Sumi ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.
Sehari-hari, Sumi bekerja sebagai buruh cuci. Menurutnya, penghasilannya sering kali kurang untuk memenuhi kebutuhan dua anaknya yang masih duduk bersekolah. Eli saat ini tercatat sebagai siswi kelas XI SMKN 3 Depok, sedangkan anak kedua Sumi masih duduk di bangku kelas V sebuah SD negeri.
"Karena enggak setiap bulan saya punya uang, jadinya saya siasati. Saya enggak bayar Rp100 ribu setiap bulan ke sekolah tetapi saya rapel, misalnya empat atau lima bulan sekali. Seringnya mepet menjelang ujian, sambil ngumpulin uangnya dulu," tuturnya.
Bagi Sumi, penggratisan SPP dari sekolah dirasa sangat meringankan beban keuangannya. Maklum, sang suami pun penghasilannya tidak tentu karena hanya berprofesi sebagai tukang ojek
Hal lain yang meringankan, kata Sumi, adalah jarak sekolah Eli yang terbilang dekat dari rumah. Sehingga, si sulung yang mengambil jurusan Administrasi Perkantoran cukup berjalan kaki ke sekolah. Sebagai pegangan, Eli dibekali Rp10 ribu sebagai uang saku harian.
Sumi mengaku, sekolah negeri bukan berarti benar-benar bebas biaya. Selain kewajiban Rp100 ribu per bulan, sering juga dia membayar biaya praktikum Eli.
"Pernah saya bayar uang praktik hingga Rp350 ribu," imbuhnya.
Pemkot Depok sendiri memang menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga jenjang SMA. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mewujudkan visi "Pendidikan untuk Semua". (okezone.com)
Kemenag Apresiasi Tradisi Khotmul Alquran di MAN 3 Pekanbaru
PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan apresiasi terhadap kegiatan Khotmul Alquran siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pekanbaru.Apresiasi tersebut disampaikan Pl
Peduli Pendidikan, Anggota DPRD Rohil Amansyah Apresiasi Yayasan Asham As Ari dan Siswa MDTA Ar Rahman
KUBU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amansyah, memberikan apresiasi kepada Yayasan Asham As Ari Rokan Hilir dan siswa-si
Program S2 Matematika UIR Resmi Dibuka, Berbasis Teknologi Modern
Pekanbaru â€" Universitas Islam Riau (UIR) menambah daftar program studi baru di Program Pascasarjana. Menjelang akhir Ramadan 1447 H, UIR resmi membuka Program Magister Pendidikan Matematika, sebagai
Dua Pekan Libur, Jadwal Libur Idulfitri SMA dan SMK di Riau Berlaku Mulai 13 Maret 2026
PEKANBARU - Pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau resmi mendapatkan jatah libur Hari Raya Idulfitri selama dua pekan. Masa liburan ini diteta
BKD Riau Siapkan Sanksi Pemecatan untuk Guru SMAN 18 Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah cepat menyikapi dugaan pelecehan seksual di SMAN 18 Pekanbaru. Seorang oknum guru di sekolah tersebut diduga melakukan tindakan tidak pantas terh