- Home
- Pendidikan
- Sudah 2 Tahun Pekerjaannya Tak Dibayar Disdik, Rekanan Ini Bongkar Lantai dan Plafon SD 006 Rengat
Sudah 2 Tahun Pekerjaannya Tak Dibayar Disdik, Rekanan Ini Bongkar Lantai dan Plafon SD 006 Rengat
Selasa, 04 Agu 2015 08:21
"Kita akan melakukan pembongkaran terhadap beberapa item pekerjaan yang hingga saat ini tak kunjung dibayarkan pihak dinas pendidikan. Yaitu pembonglaran keramik lantai dan gipsun atau plafon yang sudah terpasang dibeberapa ruang kelas sekolah itu", ujar Direktur CV Melati Putih Yurizal SH kepada Goriau.Com, Senin (3/8/2015) di Pematang Reba.
Rencana pembongkaran sudah disampaikan CV Melati Putih kepada pihak dinas pendidikan dan ditembuskan kepada pihak sekolah agar dilakukan pengosongan ruangan. Dan surat itu juga ditembuskan langsung kepada Bupati Inhu, Komisi IV DPRD Inhu, Inspektorat dan Kepala Sekolah SD 006 tersebut.
"Kita sudah layangkan surat terkait pemberitahuan pembongkaran ruangan kelas sekolah itu, dengan nomor surat 09/CV-MP/VII/2015 Perihal Pengosongan Bangunan SDN 006 Rengat tertanggal 27 Juli 2015", jelasnya.
Ijal menerangkan, pekerjaan itu merupakan lanjutan tahap II yang dianggarkan pada APBD Inhu tahun 2013. Akan tetapi, setelah hampir dua tahun lamanya, dana hasil pekerjaan tersebut tak kunjung dibayarkan pihak dinas, sehingga CV Melati Putih mengalami kerugian sebesar Rp400 juta rupiah.
Sebelumnya pihak CV Melati Putih sudah memberikan toleransi kepada pihak sekolah dengan memperbolehkan menggunakan atau memakai bangunan tersebut untuk kegiatan belajar mengajar siswa, dengan harapan uang pekerjaan mereka dapat dibayarkan pihak dinas pendidikan.
Akan tetapi, bukannya dibayarkan, pihak dinas pendidikan selaku pemberi pekerjaan malah terkesan mengabaikan dan tidak mau menyelesaikan sengketa tersebut. Dengan demikian, pihaknya mengambil langkah untuk melakukan pembongkaran.
"Direncanakan, kami akan melakukan pembongkaran pada pekan ini, sesuai dengan surat kami yang sudah kami sampaikan kepada pihak dinas, yakini satu minggu setelah surat kami sampaikan", pungkas Ijal tegas.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi lV DPRD Inhu H Marduis MM selaku komisi yang membidangi pendidikan saat dikonfirnasi via selulernya, Senin (3/8/2015) membenarkan telah menerima surat pemberitahuan dari CV Melati Putih terkait hal itu.
Namun, dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena itu merupakan doamin kontraktor dengan dinas pendidikan selaku pemberi kerja. "Ini ranah kontraktor pelaksana dengan dinas selaku pemberi proyek. Namun, saya berharap pembongkaran itu tidak terjadi karena menyangkut kelangsungan proses belajar mengajar disekolah itu", sebutnya.
Maka dari itu, pihaknya menegaskan kepada pihak dinas pendidikan Inhu untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan pihak kontraktor. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Inhu Ujang Sudrajat M.Pd belum bisa dihubungi untuk dilakukan konfirmasi.(grc)
Pendidikan
Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A., menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sin
Pria di Bangko Pusako Diamankan Bersama 13,31 Gram Sabu
Ujung Tanjung-Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir mengamankan seorang pria berinisial ON alias A (33), yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Dusun Suka Damai, Desa Bangko
Guru Honorer Desak Polres Rohil Periksa Dana BOS SD Advent Bangko Kiri
ROKAN HILIR-Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Advent Bangko Kiri, Kelurahan Bangko Kiri, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, mendapat sorotan. Seorang guru honorer s
Buaya Sungai Dumai Masuk Halaman Rumah Warga Pangkalan Sena
DUMAI - Warga Kelurahan Pangkalan Sena, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, mulai dibayangi rasa takut menyusul kemunculan buaya yang semakin mendekati permukiman.Satwa liar tersebut kini tidak h
773,2 Hektare Lahan Terbakar di Wilayah Kerja Manggala Agni Siak, Bengkalis Terluas
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sepanjang 2026 masih menjadi pekerjaan besar di wilayah kerja Manggala Agni Daops Siak.Berdasarkan rekapitulasi kegiatan pemadaman Manggala Agni Daops