- Home
- Pendidikan
- UNBK di Sumut, Sekolah Pinjam Laptop ke Siswa
pendidikan
UNBK di Sumut, Sekolah Pinjam Laptop ke Siswa
Kamis, 05 Apr 2018 13:51
MEDAN - Lembaga negara untuk pengawasan pelayanan publik, Ombudsman Republik Indonesia, masih menemukan adanya sekolah yang tidak siap dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK, yang dimulai sejak Senin 2 April 2018.
Ketidaksiapan itu terbukti dari adanya temuan sekolah yang menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan UNBK. Ombudsman juga menemukan adanya pihak sekolah yang meminjam laptop kepada guru dan ke orangtua siswa, agar siswa mereka bisa mengikuti UNBK.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar menjelaskan, beberapa temuan tersebut berdasarkan laporan Tim Ombudsman RI Perwakilan Sumut yang saat ini masih terus melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan UNBK di Sumut.
Seperti yang terlihat di SMKN 1 Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara. Di sekolah ini, sebagian komputer yang digunakan untuk UNBK dipinjam dari guru karena kesediaan komputer sekolah tidak cukup untum pelaksanaan UNBK.
Sedang di SMKN 1 Talawi, pihak sekolah hanya memiliki 8 unit komputer. Padahal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan UNBK ini sebanyak 60 unit komputer. Karena itu, untuk menutupi kekurangannya, pihak sekolah terpaksa menyewa komputer dan meminjam laptop milik siswa dan guru.
"Di SMK Swasta Amir Hamzah Batubara, kita temukan UNBK dilaksanakan dengan meminjam 10 unit laptop dari siswa. Selebihnya milik sekolah,"sebut Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.
Abyadi mengaku, hingga hari ketiga pelaksanaan UNBK, sejauh ini pelaksanaan masih relatif baik. Termasuk dibandingkan dengan UNBK pada tahun lalu. Ombudsman pun mengaku akan terus melakukan pengawasan, hingga UNBK selesai. Ini untuk memastikan agar tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan UNBK.
"Kita hanya memberikan catatan, agar pelaksanaan UNBK, harusnya tak perlu dikawal oleh polisi. Ini bisa menimbulkan preseden buruk, dan kekhawatiran terhadap para siswa. Lagi pula kan itu tidak diwajibkan dan diatur dalam prosedur operasional standar ujian nasional," tandasnya.
(okezone.com)
Pendidikan
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara
Truk Kaca Tabrak Truk Bermuatan Pasir di Tol Dalam Kota, Satu Kernet Meninggal Dunia.
JAKARTA-Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk bermuatan terjadi di Ruas Tol Dalam Kota Km 02+200B, Jumat (15/5/2026) pagi.Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala men