10 Orang Beserta ABK Kini Dalam Pencarian Kapal Tenggelam di Rupat
admin
Kamis, 23 Jan 2020 12:27
Peristiwa ini baru diketahui pada, Rabu (22/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang nelayan bernama Sabarius yang tengah menjaring ikan, melihat ada sosok yang menggunakan pelampung terkatung-terkatung di tengah laut.
Setelah didekati ternyata ada manusia yang mengapung dalam kondisi pingsan, selanjutnya ia memberikan pertolongan kepada korban. Saat melakukan pertolongan Sabarius sempat menanyakan kepada korban, ada berapa orang korban bersama nya, dan korban menjawab ada 20 orang.
Kemudian nelayan tersebut dibantu nelayan lainnya melakukan pencarian dan ditemukan 10 orang korban diantaranya 7 orang laki-laki dan 3 orang perempuan, mengapung di laut dengan menggunakan pelampung. Selanjutnya seluruh korban dibawa ke darat, untuk kemudian dibawa ke Polsek Rupat Utara.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari korban Doni (25) warga asal Sumatera Utara, sebelum berangkat ke Malaysia mereka sempat menginap di rumah seseorang yang berada di Sungai Pakalan Buah, Kecamatan Rupat Utara.
Informasi yang berhasil di himpun, kapal pengangkut diduga TKI Ilegal berangkat pada Selasa (21/1/2019) sekira pukul 19.30 WIB, kapal tersebut berangkat dari sungai Pakalan Buah, Kecamatan Rupat Utara tujuan Malaysia.
Namun malangnya, pada pukul 21.30 WIB, di tengah perjalanan menuju Malaysia dengan kondisi cuaca di laut buruk dan ombak kuat, tiba-tiba speed boat oleng lalu tenggelam dan seluruh penumpang terjatuh ke laut.
Diketahui beberapa nama korban yang selamat yakni Een Saputra (30) warga asal Aceh, Mariska (30) warga Jawa Tengah, Abdullah Faiz (25) warga Medan, Doni Siregar (25) warga Medan, Rudiansah (25) warga Rantau Prapat, Sumon (32) WNA Bangladesh, Uli Handayani (39), Fitria (40) warga Sumatera Utara, Herman (29) warga Sumatera dan Abib (28) warga Jambi.
Kapten Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika membenarkan adanya informasi kecelakaan laut tersebut. "Korban selamat saat ini berada di Polsek Rupat Utara," ujarnya.
Ia mengatakan saat ini timnya sedang melakukan pencarian korban-korban lainnya. "Tim gabungan sedang mencari keberadaan korban dan kapal yang tenggelam," tutupnya. (Vie) Peristiwa
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani