Jumat, 29 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • 6 Fakta Tragedi Pengemudi Ojol Tewas di Bendungan Hilir

Peristiwa,

6 Fakta Tragedi Pengemudi Ojol Tewas di Bendungan Hilir

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 11:48
Berita satu.com
Situasi di Markas Komando (Mako) Brimob, Jalan Komjen Pol M Jasin, Kelapa Dua, Depok, terpantau kondusif pada Jumat (29/8/2025) dini hari. Kondisi ini menyusul insiden seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis saat demo ya
Sebuah tragedi memilukan mengguncang Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam. Di tengah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR, seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob jenis barakuda di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

Insiden tersebut bukan hanya merenggut nyawa seorang anak muda yang diduga sedang mengantar pesanan, tetapi juga memicu gelombang emosi publik.

Rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik peristiwa langsung menyebar luas di media sosial, memantik duka mendalam, kecaman, hingga aksi pengejaran dramatis terhadap kendaraan Brimob yang diduga terlibat.

Peristiwa ini menjadi sorotan besar lantaran melibatkan aparat keamanan dan warga sipil, menambah ketegangan di tengah situasi politik yang memanas.

Dihimpun Beritasatu.com dari berbagai sumber, berikut deretan fakta lengkap mengenai tragedi ojol yang tewas terlindas rantis Brimob di Jakarta.

Fakta Ojol Tewas Tewas Terlindas Rantis
1. Korban ojol masih muda
Affan Kurniawan (21), warga Jatipulo, Jakarta Barat, menjadi korban setelah ojol terlindas mobil rantis Brimob saat pengamanan demonstrasi.

Ia sempat dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), tetapi nyawanya tidak tertolong. Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, membenarkan kabar duka tersebut.

“Dipastikan meninggal di RSCM, itu dari driver Gojek, itu yang terlindas barakuda tadi,” kata Andi.

Detik-detik peristiwa terekam video amatir yang memperlihatkan mobil rantis Brimob melaju kencang dengan sirine menyala, membuat demonstran berhamburan. Affan yang tengah berada di lokasi tak sempat menghindar hingga akhirnya terlindas.

2. Diduga sedang antar pesanan
Insiden terjadi sekitar pukul 19.40 WIB di dekat SPBU Jalan Lamper, Benhil. Informasi dari rekan ojol menyebut korban diduga sedang mengantar pesanan pelanggan saat kericuhan terjadi.

Seorang saksi mata, Abdul (29), menyebut mobil rantis melaju ugal-ugalan ke arah massa.

“Dia bener-bener nyoba nabrakin para pendemo, di kanan kiri, ugal-ugalan. Siapa aja yang di depan dia dihajar, enggak peduli,” ujarnya.

Korban sempat terseret sebelum akhirnya terlindas roda besar kendaraan. Warga sekitar dan sesama pengemudi ojol segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

3. Rantis dikejar massa hingga Kwitang
Peristiwa ini memicu kemarahan publik. Dalam rekaman video viral, rantis Brimob tampak dikejar massa, termasuk rekan-rekan ojol, hingga kawasan Kwitang.

Puluhan motor mengikuti kendaraan tersebut sambil membunyikan klakson dan meneriakkan tuntutan keadilan. Suara sirene, teriakan, dan klakson bercampur, menciptakan suasana mencekam.

“Tangkap! Bertanggung jawab!” ucap massa sebagai simbol puncak kemarahan masyarakat terhadap tindakan aparat.

Rantis bahkan nekat bermanuver ke Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, namun tetap dikejar massa dari atas dan bawah jalan layang.

4. Kapolri minta maaf
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban dan seluruh komunitas ojol. Ia menyesalkan peristiwa tersebut dan memerintahkan Propam untuk menindak tegas anggota yang terlibat.

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” ujarnya.

“Saya juga meminta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

“Sekali lagi, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban. Termasuk, kepada seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojek online,” tutup Listyo.

5. Tujuh anggota Brimob diperiksa
Propam Polri telah mengamankan tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya terkait insiden ini. Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim menjelaskan, pemeriksaan dilakukan gabungan antara Propam Polri dan Brimob Polri.

“Pemeriksaannya di Brimob Kwitang karena anggota tersebut kesatuannya Brimob Polda Metro,” ujarnya dalam konferensi pers di RSCM.

Tujuh anggota tersebut terdiri dari Kompol berinisial CBC, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda E, Bharaka Y, dan Bharaka J.

“Masih kita dalami siapa yang menyopiri, yang jelas ketujuh anggota Brimob itu satu kendaraan. Kita masih mendalami perannya masing-masing,” lanjut Abdul.

Selain itu, kendaraan rantis Brimob yang terlibat juga telah diamankan di Mako Brimob Kwitang sebagai barang bukti. Ia menegaskan, pemeriksaan dilakukan transparan dengan melibatkan pihak eksternal seperti Kompolnas.

6. Gubernur Jakarta ikut melayat
Suasana duka menyelimuti rumah duka Affan Kurniawan di Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah tiba pada Jumat dini hari (29/8/2025) dan disambut isak tangis keluarga. Sang ibu tampak berulang kali mengelus wajah putranya, sementara kerabat berusaha menenangkan.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, datang melayat dan terlihat ikut meneteskan air mata. Kehadirannya disambut keluarga sebagai bentuk empati.

Sejumlah rekan ojol juga hadir, sebagian memakai jaket khas aplikator. Kehadiran mereka menjadi simbol solidaritas dan penghormatan terakhir bagi almarhum.

Tragedi tewasnya pengemudi ojol akibat terlindas rantis Brimob di Benhil meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, rekan seprofesi, dan masyarakat luas.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 18:01

    Penguatan Transmisi Jadi Sorotan dalam Perbaikan Sistem Kelistrikan Sumatera

    JAKARTA - Blackout di Sumatera harus menjadi pengingat pentingnya penguatan jaringan transmisi untuk menjaga pasokan listrik di wilayah tersebut. Jaringan interkoneksi Sumatera yang membentang lintas

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:57

    Dukung Ketahanan Pangan, BRI Salurkan KUR Rp65,9 Triliun Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan

    JAKARTA - Penguatan fondasi ekonomi kerakyatan menjadi fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menyalurkan pembiayaan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Upaya ini d

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:55

    Menteri PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juni 2026

    JAKARTA - Pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan sekolah rakyat tahap II agar seluruh proyek rampung pada 20 Juni 2026 dan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 di Juli.Hingga 25 Mei 202

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:50

    Kemendag Take Down 2.639 Iklan Elektronik Bermasalah hingga Maret 2026

    JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta penurunan (take down) 2.639 iklan elektronik yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan melalui patroli siber pada 21 platform

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:43

    Kemenag Dukung Aparat Usut Kasus Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul

    JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyesalkan peristiwa pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemenag juga menegaskan dukungannya terhadap langkah a

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.